Wamen Pertanian : Binjai Layak Dideklarasikan Sebagai Kota Buah

Binjai (Humas)
Wakil Menteri Pertanian  Republik Indonesia DR Rusman Heriawan Minggu (24/6) melakukan kunjungan kerja  di Kota Binjai dalam rangka peninjauan varietas buah unggul yang ada di Kota Binjai yg akan dimohonkan sertifikasinya ke Kementrian Pertanian RI.

Adapun varietas buah unggul  yg dimohonkan sertifikasi yaitu manggis Idaman, jambu air madu deli hijau, jambu air madu deli merah, dan  jambu sukun non biji yang merupakan hasil karya Bapak Sunardi dan GAPPENTA Kota Binjai.

Wamen DR Rusman Heriawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Binjai memberikan kejutan yang sangat menyenangkan.

“Pada awalnya saya membayangkan Kota Binjai adalah kota yang penuh dengan gedung dan mall tetapi ternyata ada bagian dari Kota Binjai yg menjadi lokasi penangkaran buah-buahan. Selama ini Binjai dikenal dengan Kota Rambutan, ternyata banyak varietas unggul yang juga bisa menjadi kebanggaan Kota Binjai, “kata  wamen.

Pada kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan Binjai sudah bisa untuk membuat brand baru yaitu Binjai Kota Buah dan harus berani untuk mendeklarasikan hal tersebut.

Tantangan lainnya bagi pemerintah dan petani adalah bagaimana bisa menghasilkan sepanjang tahun tanpa musim. Buah import bisa masuk karena tidak adanya stok buah petani lokal disebabkan karena tidak musim, apabila para petani dan pemerintah dapat terus memacu agar dapat menghasilkan buah yang kualitasnya lebih baik maka dengan sendirinya impor buah dari luar dapat diatasi.

Walikota Binjai HM Idaham menyatakan bahwa petani dan penangkar belum menghadapi kendala yang berarti. Walikota  menyatakan sangat tertantang untuk membuat Kota Binjai menjadi kota buah, sementara ini pemerintah kota telah membina beberapa kelompok tani  dan sudah direncanakan untuk membangun megalos sebagai tempat memasarkan hasil pertanian dan juga sebagai tempat memamerkan segala hasil pertanian yang ada kota Binjai.

HM Idaham juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk turut mengembangkan pertanian Holtikultura yang ada di Kota Binjai termasuk pengembangan pasar dan promosi. Bantuan yang diharapkan bukan hanya bantuan materil tapi terlebih kepada moril, sehingga semangat para petani dan pemerintah daerah semakin hari semakin baik.

Mengakhiri kunjungannya Wamen DR Rusman Heriawan  memberikan apresiasi kepada Bapak Sunardi yg secara total mengabdikan hidupnya untuk terus mengembangkan varietas holtikultura lokal yg khusus dan khas yang ada di koptan Binjai. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para pemuda yang bergabung di GAPPENTA dan Bengkel Nursery Hijau, karena biasanya sangatlah sedikit para pemuda menjadikan petani sebagai profesi, dan Wamen memberikan dukungan sepenuhnya untuk membantu mewujudkan Kota Binjai Menjadi Kota Buah.