Walikota Binjai Sambut Tim Penilaian Penghargaan WTN Tahap II dan III

Binjai, (Humas)

Kota Binjai mendapat kunjungan dari tim penilaian tahan II dan III penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang dipimpin oleh Ir Rasman Ginting di Aula Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Jumat (27/6).

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi berharap dengan adanya kunjungan tim penilaian tahap II dan III penghargaan WTN bisa menjembatani keinginan dari Pemko dan seluruh masyarakat agar stasiun Kereta APi (KA) di Binjai dapat yang melayani perjalanan dari Binjai menuju Kuala Namu tanpa harus transit di Medan.

“Pada kesempatan ini kami dari Pemko dan tentunya seluruh masyarakat Binjai sangat berharap stasiun KA Binjai dapat langsung melayani perjalanan dari Binjai menuju Kuala Namu, karena ini adalah salah satu cara untuk membuka akses transfortasi sehingga menjadikan Binjai sebagai kota transit.

Kota Binjai berada pada posisi yang sangat strategis dan terletak di jalur perlintasan yang menghubungkan Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Aceh, Kota Binjai berbatasan dengan wilayah Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat, sehinga perkembangan dan tingkat pertumbuhan jumlah arus kendaraan yang melintas di Kota Binjai cukup tinggi.

Pengelolaan lalu lintas dan angkutan kota dilakukan secara terkoordinir dan terpadu, antar instansi terkait dan pihak kepolisian, Kodim, Organda dan seluruh lapisan masyarakat di dalam wadah forum lalu lintas dan angkutan jalan Kota Binjai,

Diungkapkanya, Pemko Binjai senantiasa berupaya semaksimal mungkin dengan harapan Kota Binjai kembali meraih prestasi yang lebih baik yakni mendapatkan piala WTN tahun 2014 sebagai pelengkap pencapaian tahun prestasi, sekaligus berakhirnya masa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Binjai periode 2011-2015.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai H Fadlan SH MH dalam laporannya mengatakan angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dan korban kecelakaan lalu lintas juga sudah dapat ditekan.

Diktakannya Dinas Perhubungan dan seluruh instasnsi terkait telah menjalin koordinasi yang baik dalam melaksanakan pelayanan pada masyarakat pemakai jas angkutan, melalui forum lali lintas dan angkutan jalan.

Ketua Tim penilaian WTN Ir Rasman Ginting mengatakan pada tahun 2014 sebanyak 178 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia terdaftar sebagai peserta penilaian WTN, dimana penilaian ini bertujuan untuk memotivasi agar lebih meningkatkan tertib berlalu lintas serta peningkatan sarana prasarana transfortasi di masing-masing Kabupaten/Kota.

“Saya berharap marilah kita tingkatkan koordinasi untuk mendapatkan hasil yang positif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” harap Rasman.