WALIKOTA BINJAI RESMIKAN BALAI ADAT BUDAYA

Binjai, Rabu (3/7) Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, yang didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara H.T. Erry Nuradi, M.Si yang juga tokoh melayu sebagai ketua Ikatan Sarjana Melayu Indonesia meresmikan Balai Adat Budaya Melayu Binjai di Jalan Jambi Kecamatan Binjai Selatan. Pada peresmian ini hadir unsur Muspida kota Binjai diantaranya Ketua DPRD Zainuddin Purba, SH, Kapolres AKBP. Musa Tampubolon, Dandim 0203 Letkol. Inf. Tri Saktiono, Sekdako H. Elyuzar Siregar, SH, M.Hum,Sri Paduka Sultan Langkat Tuanku Azwar Azis Abdul Jalil Rahmatsyah Al Hajj beserta para datuk dan kejuruan, pengurus etnis, pengurus MABMI Binjai-Deli Serdang-Langkat-Sergai-Medan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Walikota dalam sambutannya mengatakan pembangunan Balai Adat Budaya Melayu merupakan pembinaan kebudayaan lokal (local wisdom) yang harus dilestarikan sepanjang massa. Pemko Binjai terus berupaya membangun dan membina budaya-budaya yang ada agar tetap lestari. Pembangunan Balai Adat Budaya Melayu bukan untuk mengkotak-kotakan antar etnis melainkan menjadi wadah pemersatu bangsa karena melayu terbuka untuk semua etnis, agama dan golongan.Hal ini juga dapat dibuktikan bahwa etnis lain ikut membantu dengan memberikan dana untuk pembangunan Balai Adat yang dipertegas oleh Ketua PD. MABMI Binjai H. Fadlan, SH, MH. Fadlan menambahkan bahwa pembangunan Balai sebagian diperoleh dari APBD kota Binjai dan bantuan dari donatur dan etnis lainnya serta waktu pembangunan selama 76 hari.

Wakil Gubernur Sumatera Utara T. Erry Nuradi mengatakan apresiasi yang sangat tinggi kepada masyarakat melayu, Pemko Binjai yang telah berupaya sekuat tenaga membangun Balai Adat Budaya Melayu. Kepedulian Walikota terhadap pembinaan etnis sangat berharga sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus mempererat antar etnis di Sumatera Utara pada umumnya dan Binjai khususnya. Erry mengajak semua pihak untuk dapat memanfaatkan Balai ini dengan semaksimal mungkin demi kesejahteraan masyarakat Binjai serta dapat merawatnya dengan baik. Hal ini juga senada yang disampaikan oleh pemuka adat melayu Prof. Syamsul Arifin agar Balai dapat dimanfaatkan dan diisi dengan baik serta ucapan terimakasih yang besar kepada Walikota Binjai yang telah berupaya membangun dimana hal ini sejak lama diinginkan masyarakat melayu memiliki Balai Adat Budaya Melayu.