WALIKOTA BINJAI MENERIMA AUDIENSI KELOMPOK TANI DAN PETERNAKAN BINJAI

Binjai, Rabu 10 April 2013,  Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si menerima audiensi pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan kelompok peternakan dan perikanan  di rumah dinas Walikota Binjai. Walikota didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Ir. Edi Gunawan.

Dalam pertemuan ini kelompok tani nelayan dan andalan melaporkan kepengurusan baru yang akan dilantik dalam waktu dekat ini. Kelompok tani,kelompok peternak hewan dan perikanan memohon kepada Walikota agar dapat memberikan bantuan modal, modal usaha berupa mesin pengolah rumput.

Kadis pertanian Binjai Ir. Edi Gunawan melaporkan kepada Walikota kelompok tani tanaman pangan sebanyak 149 kelompok, tanaman holtikultura sebanyak 79 kelompok, peternakan dan perikanan sebanyak 57 kelompok. Dari kelompok – kelompok ini akan menjalankan program kerja dan pengembangan pertanian, peternakan dan perikanan.

Walikota dalam sambutannya menyambut baik setiap program pertanian, peternakan dan perikanan. Bukti nyata dari hal ini adalah dengan memberikan minimal 5 ekor sapi atau kambing  untuk setiap kelompok ternak.Demikian juga bibit ikan lele karena salah satu pemasok lele untuk kota Medan berasal dari Binjai,  sehingga akan cepat berkembang dan memberikan penghasilan yang layak bagi peternak. Untuk petani juga telah diberikan bibit unggul yang telah menghasilkan . Lanjut Walikota saat ini petani penangkar bibit  buah jambu madu kebanjiran pesanan dari luar daerah hingga dari Aceh, hal ini akan memberikan pendapatan kepada petani. Jambu madu menjadi ikon holtikultura Binjai. Pada pameran pekan raya sumatera utara  stand/pavilion Binjai banyak dikunjungi untuk membeli bibit jambu madu yang sudah sangat terkenal.

Walikota mengajak para petani dan peternak untuk selalu menjalin komunikasi dan informasi agar tidak tertinggal dengan yang lainnnya. Pengurus kelompok tani dan pengurus kelompok peternakan merupakan ujung tombak bagi petani dan peternak yang lain sehingga kehadiran kelompok ini diharapkan bermanfaat bagi petani dan peternak dalam mengembangkan usaha. Walikota mendorong petani dan peternak untuk selalu bersemangat dan menguasai kemampuan menata dalam pengolahan pertanian sehingga punya daya saing dengan daerah yang lain. Intensifikasi pertanian lah yang tepat untuk pengembangan hasil pertanian karena lahan pertanian di Binjai terbatas luasnya demikian imbuh Walikota.