Walikota Binjai Isra Miraj dan Sambut Ramadhan Bersama Warga Binjai Timur

Binjai (Humas)

Walikota Binjai  HM Idaham  SH MSi menghadiri acara Isra Mi’ Raj Nabi Besar Muhammad SAW dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1433 H, Rabu (11/7)  di halaman Kantor Camat Binjai Timur. Walikota mengatakan inti dari Isra Mi’ Raj adalah Syiar Islam  dan Ukhuwah Islamiyah. Ini merupakan tanggungjawab bersama sebagai umat  Islam dan hamba Allah.

Kepada  camat, lurah dan aparatur pemerintah di kecamatan Binjai  Timur diingatkan untuk  melakukan pendekatan  dengan masyarakat  dan tokoh  agama sehingga terbangun komunikasi dan sinergi  dalam pembangunan.  Lakukan pembinaan dengan  cara-cara sederhana, terpenting masyarakat  memberi masukan   tentang apa  yang perlu dibangun atau dibenahi.  Walikota  juga mengingatkan aparatur pemerintah agar bekerja disiplin.

“Kegagalan kita selama ini karena tidak adanya kesungguhan dalam menjalankan program kerja,” kata HM Idaham.

Walikota juga menyinggung bahwa kecamatan Binjai Timur merupakan prioritas karena terdapat tanah ex HGU PTPN II yang sangat sensitif. Permasalahan tanah, Walikota berjanji akan menyelesaikannya tanpa  berpihak kepada siapapun. Kalau memang hak masyarakat akan diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan masyarakat dihimbau untuk tidak membuat keributan ataupun propokasi  yang dapat mengganggu ketertiban.

Pada  kesempatan itu, Walikota memberikan   tali asih kepada  anak yatim piatu kelurahan Timbang Langkat.

Kepala Kementrian Agama Kota Binjai,  Al Ahyu, mengatakan bahwa salah satu tugas dan fungsi kemenag adalah pembinaan dan peningkatan pengamalan agama melalui penyuluhan . Pada saat ini ada penurunan terhadap ajaran agama dan pengamalan agama. Ini adalah tugas berat dan menjadi tanggung jawab  bersama untuk mengatasinya.  Kemenag menjadi garda terdepan membentengi kerusakan moral.

Al Ustadz Dr. Ardiyansyah LC, MA, dalam tausiyahnya mengatakan Kota Binjai dahulu terkenal  hingga e manca Negara  sebagai kota ulama, yakni Abd. Hasan Binjai, beliau ulama yang pertama menulis Tafsir.

Peringatan Isra Mi’Raj dan menyambut bulan ramadhan merupakan syiar Islam. Barangsiapa membesarkan syiar maka ia telah bertaqwa kepada Allah SWT. Itulah benteng dari kehancuran dan  kerusakan moral.

"Banyak orang mengatakan banyak ceramah, kuliah agama, tausyiah namun moral manusia rusak. Kalau tidak ada pembinaan agama sudah hancurlah umat manusia ini, “ kata  ustadz Ardiyansyah.

Ia  sependapat dengan Walikota  HM Idaham  tentang pentingnya disiplin. Islam telah mengajarkan disiplin, contohnya  menjalankan sholat lima waktu dan buka puasa.  Ustadz Ardiyansyah juga menghimbau Kemenag, MUI,dan  ormas Islam agar melarang mercon pada bulan ramadhan, karena itu perbuatan setan dan mengganggu kekhusukan  menjalankan puasa dan mengganggu ketertiban umum.

ket foto :
Walikota Binjai HM Idaham SH MSi  berfoto  bersama kepala kantor kementerian  agama, muspika kecamatan Binjai Timur dan para anak yatim piatu