WALIKOTA BINJAI HADIRI PELANTIKAN PENGURUS KELOMPOK TANI NELAYAN ANDALAN

Binjai, Selasa (23/4) Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, menghadiri pelantikan pengurus kelompok tani nelayan andalan (KTNA) kota Binjai periode 2012 – 2017 di lapangan PHBI Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Timur. Pelantikan dilakukan oleh ketua KTNA Provinsi Sumatera Utara H. Tati Habib Nasution., pengurus KTNA Binjai ketua Saring P, sekretaris Janiman.Hadir dalam pelantikan ini Kadis Pertanian dan Perikanan Ir. Edy Gunawan, Ketua KTNA Kabupaten Sergai, Langkat, Kota Medan, kelompok peternakan, kelompok pertanian , fraksi PKS.

Walikota Binjai dalam sambutannya mengatakan peran petani dan sector pertanian sangat penting untuk memajukan kehidupan masyarakat. Dengan adanya pengurus KTNA akan dapat melindungi petani dan mengembangkan sektor pertanian dan memberi semangat kepada petani untuk lebih giat menghasilkan tanaman pangan, holtikultura, buah-buahan, peternakan, perikanan.

Karakteristik kota Binjai sebagai kota pengembangan dan penyangga kota Medan akan berdampak pada menyusustnya lahan pertanian yang diperuntukan untuk pemukiman/perumahan. Bahkan pada tahun 2025 kota Binjai menjadi kota perluasan kota Medan sebagai Megapolitan Indonesia Barat dan juga Binjai menjadi kawasan Mebidangro(Medan, Binjai, Deli Serdang dan Tanah Karo).Hal ini tak dapat terhindarkan tegas Walikota. Untuk mengantisipasi hak itu, petani harus dapat bekerja keras dengan intensifikasi pertanian dan belajar agar hasil tanaman dapat diolah menjadi  makanan olahan (home industri) yang dapat bersaing di pasaran sehingga pendapatan petani akan meningkat.

Walikota Binjai bertekad menjadikan kota Binjai sebagai kota buah-buahan namun tetap mempertahankan rambutan sebagai ikon kota Binjai. Saat ini buah-buahan jambu air deli hijau, jambu kesuma merah merupakan varietas yang telah mendapat sertifikasi dari kementerian pertanian.

Ketua KTNA sumatera utara H. Tati Habib Nst dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi pertanian Binjai sangat besar dan dapat bersaing dengan daerah lain, ini terbukti dengan larisnya penjualan tanaman hias dan buah-buahan dari kota Binjai ke daerah lain. Ia memuji Pemko Binjai sangat peduli dengan pertanian. Tati mengingatkan agar segala permasalahan pertanian seperti modal lahan pertanian dapat terselesaikan dan juga tetap mempertahan buah rambutan.