Walikota Binjai Buka Musrenbang Tahun 2015

Binjai (Bagian Humas)

Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi meminta kepada seluruh pemangku kepentingan, untuk lebih berani berinovasi dan berimprovisasi dalam membuat perencanaan pembangunan tahun 2015. Hal tersebut disampaikan Walikota ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) tahun 2015 Kota Binjai, bertempat di aula Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Selasa (10/3), pagi.

“Pencapaian pembangunan 5 tahun telah kita lalui dengan sukses, musrenbang kali ini memiliki nilai strategis dan berharap hasil dari musrenbang bisa memberikan kisi-kisi pembangunan kepada pemerintahan yang baru , mengingat pada Desember mendatang Binjai akan menggelar pemilihan kepala daerah,” ucap Idaham.

Hadir Sekretaris Daerah Kota Binjai, Elyuzar Siregar, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yang diwakilkan oleh Kepala Lingkungan Hidup Sumut, Dr Ir Hidayati MSi, staf ahli Gubsu bidang pemerintahan, Dr Ir H Riadil Akhir Lubis, seluruh kepala SKPD Kota Binjai, staf ahli,tokoh msyarakat, tokoh agama, narasumber, camat dan Lurah seKota Binjai.

Menurut Walikota musrenbang merupakan proses awal bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun rencana pembangunan, tentunya dengan mengedepankan transparasi.

“Saya berharap pembangunan yang telah dilakukan selama 5 tahun terakhir, yang baik dapat diteruskan, namun bila ada yang kurang baik dapat diperbaiki, sehingga kelanjutan pembangunan di Kota Binjai bisa lebih lebih baik ke depannya,” harap Idaham.

Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST MSi dalam pidatonya dibacakan oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Sumut, Dr Ir Hidayati MSi, mengatakan musrenbang adalah salah satu upaya dalam mewujudkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi rencana pembangunan tahunan pada tingkat pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten kota.

“Kita berharap, hasil rumusan musrenbang yang telah dicapai mampu menjawab dan menghasilkan jalan keluar atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah, mengakomodir kebutuhan masyarakat serta mampu menjalankan agenda pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing daerah,”kata Gubsu .

Dikatakannya, saat ini pemerintah telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya terkait dengan penetapan dokumen perencanaan strategis lima tahunan, yakni dengan telah ditetapkannya perpres nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.

Dimana wajib menjadi pedoman untuk perencanaan kedepan. Selain itu harus dipastikan agar gerak langkah pembangunan sinkron dengan idiologis trisakti yang terdiri dari, kedaulatan dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Dan perlu diperhatikan bersama langkah-langkah strategis untuk memulai perencanaan pembangunan dengan dasar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tidak lagi memakai 9 sektor, namun telah dirubah menjadi 17 sektor, agar hal ini dikoordinasikan dengan baik bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten kota,” pesannya.

Kepala Bappeda Kota Binjai,  Drs H Junaidi Muslim, selaku ketua panitia dalam laporannya, menjelaskan tujuan musrenbang yaitu mendapatkan masukan penyempurnaan Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2016 yang memuat prioritas pembangunan daerah, mendapatkan rincian rancangan awal renja SKPD khususnya yang berhubungan dengan pembangunan.

Mendapatkan rincian rancangan awal kerangka regulasi menurut SKPD yang berhubungan dengan pembangunan dan mengembangkan serta memperkuat mekanisme pengendalian pengawasan terhadap pelaksanaan RKPD Kota Binjai tahun 2016.