Walikota Binjai Apresiasi Festival Bak Cang

Binjai,

Menyambut HUT Kota Binjai ke-142 pada 17 Mei 2014, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Binjai menyelenggarakan Festival Bak Cang dan Kuliner Pajak Hongkong di kawasan Jalan Kapten Piere Tandean Kelurahan Pekan Binjai Kecamatan Binjai Kota, Minggu (18/5).

Acara utamanya meliputi lomba membuat 3 jenis kue tradisional khas Tionghoa, terdiri dari bak cang ayam, bak cang vegetarian, dan kie cang, serta lomba makan cepat kue bak cang, yang diikuti lebih 60 peserta mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Selain itu, turut pula digelar kegiatan tambahan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, makan kue bak cang bersama dan pagelaran kesenian barongsai.

Ketua PSMTI Kota Binjai Wilsan Wijaya kepada Analisa di sela-sela acara mengatakan, penyelenggaraan Festival Bak Cang dan Kuliner Pajak Hongkong merupakan yang pertama kali diadakan di Kota Binjai.

Selain untuk memeriahkan hari jadi Kota Binjai ke-142, menurut Wilsan, tujuan utama penyelenggaraan festival tersebut tidak lain sebagai salah satu upaya generasi muda Tionghoa melestarikan dan memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat umum.

"Festival ini bukan hanya milik masyarakat Tionghoa, tetapi milik seluruh masyarakat Kota Binjai. Kami juga menjamin seluruh makanan yang disajikan ini halal dan higienis," katanya.

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Binjai Hj Lisa Andriani Idaham, yang turut hadir di acara itu mengaku bangga dan sangat menyambut baik pelaksanaan Festival Bak Cang dan Kuliner Pajak Hongkong.selain itu festival ini sangat menarik dan merupakan pelestarian budaya tradisional etnis Tionghoa.

Menurutnya, acara tersebut sangat mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya di Kota Binjai, sekaligus menjadi salah satu objek potensial dalam upaya pengembangan pembangunan daerah di sektor pariwisata.

Oleh karena itu, pihaknya dalam hal ini Pemerintah Kota Binjai siap mengagendakan acara serupa pada penyelenggaraan puncak perayaan HUT Kota Binjai tahun berikutnya, dengan mengikutsertakan pula partisipasi etnis-etnis yang lain.