WALIKOTA BINJAI : PERENCANAAN PENENTU KEBERHASILAN

Binjai (Humas) Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, membuka Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kota Binjai tahun 2014 di Graha Kardova hotel & convention hall Binjai, Rabu (26/3). Hadir dalam Musrenbang ini unsur  FKPD diantara Kapolres Binjai AKBP. Marcelino Sampouw, Kajari Binjai Wilmar Ambarita, SH, M.Si, Dandim 0203 Langkat Letkol.Inf. Tri Saktiono, wakil ketua DPRD Bahman Nasution, SH, Sekdako  H. Elyuzar Siregar, SH,M.Hum, Sekdako H. Elyuzar Siregar, SH, M.Hum, Kakan Kemenag H. Al -  Ahyu, MA, ketua TP. PKK Ny. Lisa Andriani H.M. Idaham, ketua GOPTKI Ny. Nani S. Timbas Tarigan, para akademisi, tokoh masyarakat.

Walikota mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan ditentukan dari perencanaan yang baik. Perencanaan disusun dari bawah (buttom up planning) sehingga diperoleh kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya. Dengan kata lain bahwa perencanaan itu tumbuh dari masyarakat yakni dimulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan.  Walikota juga mengajak kepada pimpinan SKPD agar terus berinovasi dan berimprovisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar tercapai tingkat kepuasan pada masyarakat.

Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara Ir. Riadil Akhir Lubis, M.Si, mengatakan bahwa Kelurahan dan Kecamatan merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Pelayanan yang wajib dilakukan antara lain penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, pelayanan administrasi pemerintahan seperti KTP, akses pendidikan yang terjangkau, pelayanan kesehatan, rumah layak huni. Peningkatan pertumbuhan ekonomi di kota Binjai akan dapat membuka lapangan kerja baru untuk ribuan orang. Ia juga mengatakan bahwa penyebab inflasi di Sumatera utara adalah cabai merah, bawang merah dan tiket pesawat.

Kepala Bappeda kota Binjai Drs. Junaidi Muslim, M.Si, mengatakan dalam perencanaan pembangunan kota Binjai melibatkan seluruh pihak baik kalangan pemerintah, swasta, masyarakat,  akademisi, para pakar, para praktisi. Hal ini akan dapat memberikan kontribusi untuk dijadikan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Pertumbuhan ekonomi kota Binjai meningkat dari 5,87 % naik menjadi 6, 34 %. Indeks pembangunan manusia dari nilai indeks 76,09 naik menjadi 76,88. Persentase tingkat pengangguran terbuka telah mampu diturunkan dari 11,84 % menjadi 9,8 % dan persentase penduduk miskin turun dari 7,33 % menjadi 6,7 %.