WALIKOTA BINJAI : AGAMA DAN BUDAYA CEGAH KEJAHATAN

Binjai (Humas),
Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, menerima audiensi panitia pembangunan “Rumah Gadang” rumah adat etnis Minang di rumah dinas Walikota Jl. Veteran Binjai, Jum’at (28/2). Walikota didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Linmas Drs. Janu Asmadi Lubis, Kabag Kesra Drs. Martal, sedangkan dari panitia pembangunan rumah Gadang diantaranya Sudirman Tanjung (ketua), Syafrizal Koto, Sp (sekretaris), H.M. Sazali, SH (tokoh masyarakat Minang).

Walikota dalam pertemuan ini mengajak masyarakat Minang untuk membangun rumah Gadang yang terletak di Jalan Agus salim Kelurahan Nangka. Sebagaimana diketahui bahwa pembangunan rumah gadang telah dimulai sejak 2005 namun sempat terhenti pembangunannya tahun 2008 dan sejak 2013 dilanjutkan kembali pembangunanya. Pemko Binjai akan membantu dana pembangunan sebesar 100 juta rupiah yang ditampung dalam APBD 2014. Walikota menegaskan rumah Gadang harus selesai pada tahun ini juga sehingga dapat digunakan untuk pembinaan budaya khususnya para generasi muda.

Dengan selesainya pembangunan rumah Gadang akan memotivasi etnis lain untuk membangun imbuh Walikota.Tahun lalu etnis Melayu telah memiliki Balai adat budaya dan saat ini juga etnis Aceh sedang menyelesaikan rumah adapt Aceh di Jalan Cut Nyak Dien. Walikota juga bertekad akan membangun “Jambur “ rumah adat etnis Batak Karo.

Lanjut Walikota bahwa “pembangunan rumah – rumah adat bukan untuk mengkotak-kotakan etnis, melainkan untuk bersatu dalam membangun budaya kota Binjai, dan pembangunan budaya jangan dicampurkan dengan urusan politik “.

Rumah adat menjadi wadah bersilaturrahmi, bangun komunikasi sekaligus pembinaan dan pendidikan agama dan budaya. Walikota menekankan bahwa agama dan budaya mencegah kejahatan pada generasi muda seperti penggunaan Narkoba dan sex bebas. Walikota memuji etnis Minang yang dikenal tekun dalam pengelolaan ekonomi. Ketua panitia pembangunan Sudirman Tanjung mengucapkan terimakasih kepada Walikota yang telah memberikan bantuan pembangunan. Ia juga melaporkan bahwa dari para donatur telah terkumpul dana sebesar 95 juta rupiah.