Wali Kota Binjai Terima Penghargaan Kota Peduli HAM.

Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, Msi, menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI sebagai kota peduli Hak Azazi Manusia ( HAM) . Penghargaan diserahkan Menteri Hukum dan HAM  Yasonna Laoly, Rabu ( 10/12), di Graha Pengayoman, Jakarta.Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, Msi, menerima penghargaan urutan  pertama dari 50 kabupaten dan kota yang menerima penghargaan yang sama. Dan Binjai memperoleh nilai cukup signifikan 89,41. Penyerahan penghargaan sebagai puncak hari HAM sedunia ke 66 .

Ka Balitbang Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi, menjelaskan, penghargaan  kabupaten dan kota peduli HAM, sebagai motivasi kepada daerah agar hak azazi manusia lebih memperoleh perhatian, dengan berbagai kreteria yang sudah ditetapkan. Selain penghargaan kota peduli HAM, Kementerian Hukum dan HAM juga memberikan penghargaan Bung Hatta Award yang diterima Kota Ambon, Prov. Maluku, juga penghargaan kepada penulis tentang Hak Azazi Manusia.
Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly, mengemukakan , banyak peristiwa yang berkaitan dengan hak azazi manusia, tidak saja di Indonesia tetapi seluruh dunia. Majlis Umum PBB, sudah menetapkan 10 Desember sebagai hari HAM sedunia. Peringatan ini sebagai mewujudkan nilai hukum, “ Sebab semua orang sama dimata hukum,” ujar Yasonna Laoly. Adanya ketatapan PBB, Indonesia berkewajiban melaksanakan HAM, terutama dibidang pendidikan dan kesehatan. Hak atas pendidikan dan kesehatan harus di miliki oleh rakyat.

Menteri Hukum dan HAM, juga mengemukakan adanya perbedaan dalam melaksanakan HAM, tetapi perbedaan harus dijadikan keindahan. Hargai perbedaan dan pemerintah juga sudah mempersiapkan berbagai instrumen HAM, agar pelaksanaan HAM bisa terlaksana dengan baik. Menteri Hukum dan HAM, menyatakan peringatan hari HAM sedunia ke 66, harus dijadikan momentum melaksanakan HAM dan kepada kabupaten dan kota yang memperoleh penghargaan harus menjadi pionir melaksanakan HAM di Indonesia.

Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, Msi, didampingi Kabag Hukum Salmadani, SH dan kabag Humas Pemko Binjai Hendrik Tambunan, S. Sos, menjelaskan, nilai yang cukup tinggi diraih Kota Binjai  masih bisa di tingkatkan. Idaham, menjelaskan, semua orang yang mendapat perawatan di IGD atau UGD di RSU dr. Djoelham Binjai, tidak  dibenarkan mempertanyakan masalah biaya, “ Ini juga hak azazi manusia untuk memperoleh perawatan .Hal itu berkaitan dengan hak kesehatan,” ujar Idaham ,usai menerima penghargaan Binjai sebagai kota peduli HAM  dari Menteri Yasonna Laoly