Wali Kota Binjai : MEA Bukan merupakan Momok.

BINJAI (Bagian Humas    ) : Wali Kota Binjai HM idaham, SH, MSi,
menegaskan, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bukan merupakan momok,
tetapi harus dijadikan tantangan bagi generasi muda Islam. Hal itu
dikemukakannya, ketika menerima pengurus Wilayah GP Ansor Sumatera
Utara Armansyah, beserta pengurus NU Kota Binjai Marasonang dan Drs.
H. Jaharuddin Batubara,serta panitia konpercab GP Ansor Kota Binjai
Deni Nasution,  Kamis ( 12/2) , di rumah dinas Walikota, jalan
Veteran.
Idaham,mengemukakan, banyak upaya bisa dilakukan generasi muda Islam
untuk berdaya saing. Sembari memberikan berbagai contoh, tentang
populeritas coffee dan KFC , padahal bahan bakunya dari lokal.

” Kita harus mampu berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” ujarnya.
Ketua GP Ansor Prov. Sumatera Utara Irwansyah, melaporkan kepada Wali
Kota Binjai HM Idaham, pelaksanaan pendidikan kader dan konfercab GP
Ansor kota Binjai yang dijadwalkan  6 Maret 2015. Pendidikan
pengkaderan GP Ansor, guna mendidik  generasi muda Islam lebih mampu
berdaya saing. Selain itu pengkaderan diharapkan mendidik kader GP
Ansyor lebih siap mental dan meningkatkan iman dan ketaqwaan serta
mengabdi mengembangkan syiar agama.
Drs. H. Jaharuddin Batubara, menjelaskan peran NU dan GP Ansor
kedepan, untuk lebih berperan dan bergandengan dengan organisasi Islam
yang ada di kota Binjai.

Wali Kota Binjai HM Idaham, sangat mendukung pengkaderan GP Ansor.
Idaham yang juga pernah menjadi pengurus GP Ansor di tahun 80 an di
Prov. Jambi, berharap GP Ansor Binjai dapat berperan aktif membantu
masyarakat. Panitia pelaksanan pengkaderan dan konpercab GP Ansor Kota
Binjai Deni Nasution, menyatakan, pengkaderan generasi muda yang
tergabing di GP Ansor akan diarahkan kepada kemashlahatan agama,
sehingga manjadi kader yang baik. Selain itu,dengan pengkaderan ini GP
Ansor dapat berbakti untuk masyarakat di kota Binjai.