Wali Kota Binjai : Jangan Ada Orang Mampu Memperoleh Bantuan Untuk Orang Miskin.

BINJAI ( Humas  ) : Wali Kota Binjai HM Idaham, menegaskan, jangan ada orang mampu atau kaya, terdata memperoleh bantuan untuk orang miskin. Hal itu ditegaskan Wali Kota Binjai diwakili Sekdako H. Elyuzar Siregar, SH, M.Hum, Selasa ( 19/5) , di aula Pemko Binjai ketika sosialisasi pemutahiran basis data terpadu ( PBDT) 2015, yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik Kota Binjai.  Sosialisasi ini dapat membangun pemahaman dan persepsi yang sama antara Pemko dengan BPS Kota Binjai. Dicontiohkan, masyarakat merasa tak mampu, tetapi tidak memperoleh bantuan, “  Ditanya kepada Lurah, mereka tak mengetahui data, sebab yang melakukan data BPS,” ujar H. Elyuzar Siregar.
 
Wali Kota Binjai dalam pidato tertulisnya, menegaskan, jangan sampai ada warga  katagori miskin, tidak mendapatkan bantuan. Sedangkan warga yang mampu ,malah mendapat bantuan. Hal itu berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial, sehingga berdampak konflik di masyarakat. Hal itu harus menjadi perhatianb aparatus kelurahan dan petugas lapangan,” Jangan ada neko-neko atau lagu permintaan untuk didata, petugas harus jujur,” tegasnya. Kepada aparatur kelurahan agar melakukan tugas dengan baik, tidak melakukan pendataan seadanya, yang bisa menimbulkan knflik.
 
Pentingnya kegiatan PBDT 2015, diharapkan BPS, Kecamatan dan kelurahan bekerja secara benar, sehingga menghasilkan data yang berkualitas. Sebab basis data terpadu saat ini dikelola tim nasional untuk percepatan penanggulangan kemiskinan ( TNP2K), telah dimanfaatkan untuk pelaksanaan program perlindungan sosial seperti program kartu perlindungan sosial yang diluncurkan 2013. Program kartu keluarga sejahtera, Indonesia pintar dan kartu Indonesia sehat pada 2014.