WAKIL WALIKOTA BINJAI SAMBUT TIM PENILAI WTN

Binjai, Selasa (2/7) Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan, SE, menyambut Tim Penilai Tahap II dan III Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2013 dari Kementerian Perhubungan di Aula Pemko Binjai.Dalam penilaian ini hadir Wakapolres Binjai, Wakajari, Wakil Ketua DPRD Bahman Nst, organda, direktur angkutan Perintis, pemerhati transportasi, pramuka, pelajar dan masyarakat. Walikota dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Walikota mengatakan bahwa kota Binjai merupakan kawasan pengembangan Mebidangro ( Medan – Binjai – Deli Serdang dan Karo) dan sebagai kota satelit, kota mandiri dengan fungsi sebagai kota industri, jasa, perdagangan, pemukiman dan pendidikan.

Dengan demikian kota Binjai mengalami perubahan aktivitas masyarakat bersamaan dengan urbanisasi dan peningkatan aktivitas perekonomian sehingga dapat menggerakkan mobilitas angkutan barang dan angkutan orang. Untuk mengantisipasi berbagai perubahan Pemko Binjai menetapkan rencana pengembangan wilayah melalui penataan struktur ruang pada bidang transportasi dengan strategi peningkatan akses eksternal dan internal. Pemko Binjai telah, sedang dan akan membangun ruas jalan baru, membangun kualitas layanan terminal dan seluruh fasilitas pendukung seperti rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan sebagainya. Dalam waktu dekat ini Pemko Binjai akan memberlakukan jalan satu arah di sepanjang jalan Jend. Sudirman .

Kepala Dinas Perhubungan H. Fadlan, SH, MH dalam paparan dan ekposenya bahwa seluruh fasilitas pendukung baik sarana dan prasarana transportasi telah dibangun dan akan terus dibenahi seperti alat pemberi sinyal lalu lintas, halte, marka dan rambu-rambu lalulintas. Terminal ikan paus yang saat ini berfungsi dengan baik dan sangat strategis karena berdampingan dengan stasiun kereta api, namun opersasional terminal sangat mahal karena lahan terminal bukan milik Pemko Binjai sehingga harus menyewa dari PJKA. Pemko Binjai telah menetapkan kawasan tertib lalulintas di jalan Gatot Subroto, Sudirman, T.A. Hamzah dan Sukarno-Hatta.

Ketua Tim penilai Kementerian Perhubungan Ir. Jamal Subastian, Msc dalam penilaian selama beberapa hari di Binjai memberikan fakta pengamatan langsung. Ada beberapa indikator yang perlu dibenahi oleh Pemko Binjai seperti penggunaan trotoar adalah mutlak untuk pejalan kaki, masih ditemui bangunan toko, bak sampah, barang dagangan, bahan material menutupi trotoar. Papan iklan dipertokoan menutupi rambu lalulintas, Becak bermotor berpenumpang melebihi ketentuan dan sangat membahayakan jiwa. Untuk angkutan kota (angkot) belum adanya identitas sopir seperti pakaian seragam, papan trayek, kaca film terlalu gelap, disiplin pengemudi masih rendah serta untuk pengguna sepeda motor masih banyak tidak memakai helm standar.

Namun untuk terminal, APILL. zebra cross, halte, marka jalan, trotoar sudah cukup bagus dan memadai demikian sambutan tim penilai.