Uji CPNS di Kota Binjai Berlangsung Lancar

Binjai(Humasy)
 
Hari pertama pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemko) Binjai formasi 2014, Selasa (21/10), terpantau lancar.
 
Pengamatan wartawan di 3 lokasi ujian, masing-masing di SMK Negeri 1 Kota Binjai, SMP Negeri 2 Binjai dan Yayasan Pendidikan Abdi Negara Binjai, panitia pelaksana ujian CPNS setempat mengaku pihaknya  tidak menemui kendala yang cukup berarti.
 
Meskipun sempat terjadi dua kali pemadaman listrik bergilir oleh PT PLN (Persero), hingga membuat koneksi internet sempat terganggu beberapa saat, namun secara umum proses ujian tetap berlangsung sesuai jadwal.
 
“Lancar. Semua berjalan sesuai jadwal.  Tidak ada masalah yang cukup berarti,” ungkap salah seorang pengawas ujian saat ditemui wartawan di lokasi.
 
Di kesempatan itu, Walikota Binjai HM Idaham didampingi Sekda H Elyuzar Siregar,  Kepala BKD  Amir Hamzah, Kapolres Binjai AKBP Marcelino Sampaouw, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Agusman Heri, Kajari Binjai Wilmar Ambarita, Wakil Ketua I DPRD Kota Binjai HM Sajali dan jajaran pejabat publik terkait lainnya, turut meninjau pelaksanaan uji  CPNS.
 
Dalam keterangannya kepada wartawan, Walikota mengungkapkan jumlahah keseluruhan peserta ujian CPNS Pemko Binjai formasi 2014 sebanyak 3.346 orang.
 
Untuk ujian di hari pertama, sambungnya, jumlah peserta CPNS ada 375 orang, yang pelaksanaan ujiannya dibagi dalam tiga gelombang, yakni pagi, siang dan sore hari, berdurasi selama 90 menit.
 
Disingungg mengenai lokasi ujian, Walikota mengatakan, panitia lokal telah menyiapkan 5 ruangan, masing-masing  di SMK Negeri 1 Binjai 2 ruangan, SMP Negeri  2 Binjai 1 ruangan dan Yaspend Abdi Negara Binjai 2 ruangan, dimana untuk setiap ruangan diisi oleh 25 peserta.
 
“Alhamdulillah ujian hari pertama ini lancar. Meskipun tadi itu sempat terjadi gangungan koneksi internet, beruntung panitia cepat melakukan langkah antisipasi,” ucap Walikota.
 
Lebih jauh beliau juga meminta seluruh peserta mengikuti  proses ujian dengan baik, percaya pada kemampuan diri sendiri, hindari praktek curang menggunakan jasa joki, serta jangan percaya pada iming-iming pejabat publik yang menjanjikan kelulusan.
 
“Untuk langkah pengamanan,  panitia  sudah kita minta untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Artinya jika didapatkan pihak diduga joki, maka langsung diproses,” tegas Walikota.
 
Zainal Fahri (27) salah seorang peserta ujian CPNS kepada wartawan mengaku, model ujian yang menggunakan sistem CAT tidak terlalu menyulitkan.
 
Sebab menurutnya jika seorang peserta menguasai sistem komputer sudah dipastikan akan mampu untuk mengikuti setiap prosedur ujian dengan baik.
 
“Ujian hari ini tidak menyulitkan. Dari 100 soal, semuanya bisa terjawab. Waktunya pun saya rasa cukup, jadi lebih mudahlah tidak sesuai dengan yang saya fikirkan sebelumnya,” ujarnya.