TPID Sidak Pangkalan Gas dan Pedagang Beras

Binjai (Bagian Humas)

Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) Kota Binjai  melakukan sidak ke  sejumlah   pangkalan gas  untuk melihat langsung distribusi elpiji 3 kg yang banyak  dikeluhkan masyarakat, Rabu (25/2). Pada sidak di pangkalan milik  Endang Utari  di jalan Samanhudi kelurahan Satria , tim terdiri dari staf ahli walikota Mustika Hadrah, kepala bagian perekononian Muhammad Ilham, sales executive Pertamina Gas Dom Region I Medan Tiara Saufi,   kasi harga  dasar Bulog Divre 1 Medan  Lukman Silitonga, kabag humas Hendrik Tambunan, sudah tidak menemukan kegiatan  penjualan  gas. Menurut  penanggungjawab pangkalan,   pasokan  sebanyak 150 tabung /hari  habis dalam satu jam  diserbu konsumen yang sudah menunggu. Pembeli  adalah warga kelurahan Berngam, Satria, Kartini dan sekitarnya.  

Hal  yang  sama juga terjadi di pangkalan   milik  Irfan Lubis   di jalan Jambu kelurahan  Limau Mungkur dimana   pasokan   gas elpiji 3 kg sebanyak   200 tabung /hari habis  dalam waktu tidak terlalu lama.

Menurut  sales executive Pertamina Gas Dom Region I Medan Tiara Saufi,  pangkalan Endang Utari  dibawah agen PT Samyu Bumi Persada  untuk melayani warga kelurahan Satria sebanyak 1092 KK. Kenyataannya  pembeli adalah  warga dari  kelurahan lain. Kedepan, direncanakan  pembelian elpiji 3 kg   menggunakan  kartu .    Selain itu lokasi pangkalan yang berada   di pinggir jalan umum  mengakibatkan jumlah pembeli membludak. Seharusnya pangkalan   tidak dibenarkan  berada di pinggiran jalan lintas.

TPID  juga  sidak ke padagang  beras   di pasar pagi Brahrang. Tim menemukan  harga  beras  saat ini  sedang turun. Aan, salah seorang pedagang, menyebutkan harga  beras   januari lalu sempat naik , sekarang justru turun. Hal ini disebabkan  pasokan  beras  yang lebih besar dari permintaan. Untuk beras kualitas baik  harganya  berkisar Rp138.000- 160.000/  karung isi 15 kg.