Tim Penilai WTN Apresiasi Pemko Binjai

Binjai (Bagian Humas)
Tim penilaian tahap II dan III penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2015 yang diketuai oleh Felix Iryantomo beserta anggota dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara berkunjung ke Kota Binjai, Rabu (24/6).

Pada pemaparannya setelah melakukan penilaian di Kota Binjai, Felix menegaskan bahwa penilaian penghargaan WTN murni tanpa ada rekayasa.

Diungkapkannya, tim pusat Kemenhub memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Binjai karena telah menjalankan program peningkatan sarana transportasi, yang bertujuan agar masyarakat yang berada di kota-kota lain memiliki kebanggaan bahwa dikotanya juga ada angkutan yang sama dengan ibukota.

“Dalam perjalanan saya dari Medan menuju Binjai ada satu hal yang menghantui, yaitu situasi kemacetan lalu lintas di Kampung Lalang, kami berharap dengan beroperasinya bus trans MEBIDANG (Medan-Binjai-Deli Serdang) dapat mengurangi kemacetan lalu lintas,” ucapnya.

“Sedikit koreksi dari kami saat melakukan penilaian ke lapangan, kami menemukan angkutan kota yang belum dilengkapi dengan informasi trayek, belum ada informasi tarif, pengemudinya juga tidak dilengkapi dengan tanda pengenal dan dari segi tampilan fisik kendaraannya juga tidak menarik, kedepannya kami berharap hal ini dapat diperbaiki, namun untuk kondisi jalan dan tanda-tanda rambu lalu lintas sudah baik,” jelasnya.

Walikota Binjai, HM Idaham yang diwakilkan oleh Setdako Binjai, Elyuzar Siregar dalam arahannya mengatakan, kedudukan Kota Binjai sebagai kota industri, jasa, perdagangan, pemukiman serta pendidikan, telah mengakibatkan berbagai perubahan aktivitas masyarakat.

Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan MEBIDANG, pemerintah pusat sedang merealisasikan bantuan bus angkutan masal sebanyak 30 unit bus besar, dengan kapasitas 80 penumpang.

“Kita berharap agar bantuan fasilitas yang diberikan pemerintah pusat dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Binjai untuk kemudahan akses mobilitas antar daerah dan Pemko Binjai selalu mendukung segala kebijakan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, H Fadlan menjelaskan bahwa saat ini Kota Binjai telah memiliki taman lalu lintas terlengkap yang berada di lingkungan Polres Binjai.

Fadlan mengatakan saat ini status terminal Kota Binjai adalah tipe B dengan luas 2.900 m2, dimana statusnya masih menyewa dari PT KAI. Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan kepadatan kota, Pemko Binjai telah membangun 2 jembatan penghubung yaitu jembatan di Jalan Tuanku  Imam Bonjol yang menghubungkan antara Binjai Kota dengan Binjai Timur dan  jembatan  di Kelurahan Berngam yang dijadikan jalan alternatif menuju Kabupaten Langkat.