Tenaga Kerja Harus Miliki Keahlian

Binjai (Bagian Humas)

Walikota  Binjai HM Idaham SH MSi  meminta  para angkatan  kerja muda  untuk membekali diri dengan   keahlian  dan  bekerja  tidak hanya mengandalkan tenaga  atau kekuatan pisik  semata.   Dengan  adanya  keahlian, angkatan  kerja muda   setidaknya akan   mampu  meraih posisi  pada  level menengah,  dengan gaji yang  cukup baik.

Hal tersebut dikatakan Walikota diwakili  Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Dwi Anang Wibowo   saat membuka   Fasilitasi Sertifikasi  Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)   bidang keahlian Junior network administrator  dan Junior Web Programming  bagi  Angkatan Kerja Muda,   yang dilaksanakan oleh  Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi  dan Informatika Medan bekerjasama  dengan Pemko Binjai, di   perguruan Tunas Pelita, jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (6/5).

Terlebih lagi dengan  berlakunya  Masyarakat ekonomi ASEAN tahun 2015,  menurut  Anang, para  tenaga kerja  Indonesia  harus siap  bersaing dengan pekerja asing. Dengan adanya  bimbingan teknis dan sertifikasi ini merupakan peluang emas   yang harus dimanfaatkan oleh  para pencari kerja.

 “Peserta  yang  ikut  hari   semoga semua  lulus dan  mendapatkan sertifikat yang nantinya akan  sangat membantu  mencari kerja sesuai keahlian, “  kata Anang.

Kegiatan  diikuti   oleh 88 peserta terdiri dari  lulusan SMK, D1, D2 dan D3  bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berlangsung  selama   empat hari mulai  6-9  Mei 2015.  Turut  hadir   Kapuslitbang  SDPPI  Drs. Sunarno, MM, kepala  Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi  dan Informatika Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si  dan  Direktur   Lembaga Sertifikasi Profesi  (LSP)  Telematika  Jakarta, Victor Terinathe.

Kepala  Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi  dan Informatika Medan Drs. Irbar Samekto, M.Si mengatakan   kegiatan  fasilitasi   sertifikasi  berbasis  SKKNI  bertujuan  untuk membantu angkatan kerja muda, khususnya   lulusan sekolah menengah kejuruan bidang  TIK  untuk memperoleh  sertifikat   keahlian.  Bagi angkatan  kerja  yang lulus  uji kompetensi akan diberikan  sertifikat sebagai  bukti kepemilikan  kompetensi standart  yang dapat dimanfaatkan dalam mencari kerja.