Tahun 2015 Binjai Bebas dari Rumah Tidak Layak Huni

Binjai (Humas)

Walikota Binjai H.M. Idaham, SH,M.Si, menyerahkan bantuan  rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni  masing –masing  Rp. 10 juta kepada  kepada  35  warga  yang tergabung  dalam 5 kelompok di   5 kecamatan, Rabu (11/12)  di aula pemko.  Juga diserahkan bantuan Rp.1 juta  untuk setiap ketua kelompok dengan tujuan memotivasi anggota untuk merehab rumah.

Walikota mengatakan  dana  bantuan rehabilitasi  rumah bertujuan  agar  warga dapat  memperbaiki  rumahnya  sehingga  menjadi rumah  tinggal yang  layak,  bersih, sehat, dan memberi rasa  nyaman   bagi  para  penghuninya.   Bantuan ini bersifat stimulus dimana nantinya   dapat  merangsang masyarakat sekitar  untuk  bergotong -royong membantu baik material maupun tenaga.

Walikota  HM Idaham menegaskan bahwa bantuan ini merupakan   wujud kepedulian Pemko Binjai, tidak ada kepentingan pribadi, keluarga atau politik. Bantuan harus  betul-betul digunakan untuk merehab rumah, karena itu   akan  diawasi penggunaannya.

“Apabila menyalahi akan ditarik kembali bantuan ini, “ kata  Walikota.  

Ditambahkannya  pada tahun  2014  Kota Binjai akan mendapat  bantuan  program rehab  rumah untuk  700 rumah dari Pemerintah pusat. Dengan program ini diharapkan  tahun  2015 Binjai akan terbebas dari rumah tidak layak huni.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Dra. Nani Sundari, M.AP, mengatakan bahwa penerima bantuan masuk dalam  kelompok, masing-masing kelompok  terdiri 5 sampai 7 orang pemilik rumah tidak layak huni.  Penerima bantuan  merupakan hasil survey  rumah  yang dilakukan  secara langsung oleh Walikota beserta dinas sosial dan tenaga kerja. Sedangkan dana  bantuan rehabilitasi  dimasukkan kedalam rekening penerima,  kata  Nani.