Sediakan 2.320 Tabung, Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg 8 Titik Di Kota Binjai

Binjai (Bagian Humas)

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I menggelar operasi pasar Elpiji 3 kilogram (kg) di delapan titik di Kota Binjai, bertujuan untuk memastikan pasokan LPG bersubsidi yang diperuntukkan masyarakat miskin dan usaha mikro aman.

External Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I, Brasto Galih Nugroho ketika meninjau lokasi operasi pasar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Diponegoro Rambung Kecamatan Binjai Selatan, kamis (5/3), mengatakan operasi pasar Elpiji 3 kg di yang digelar Pertamina menyediakan sebanyak 2.320 tabung di delapan titik di Kota Binjai.

Kedelapan titik operasi pasar diantaranya SPBU Jalan T Amir Hamzah Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara menyediakan 280 tabung gas, Kantor kelurahan Cengkeh Turi menyediakan 280 tabung, SPBU Jalan Diponegoro Rambung Kecamatan Binjai Selatan menyediakan 280 tabung, Kantor Kelurahan Binjai Estate menyediakan 280 tabung.

Kantor kelurahan Binjai Estate 280 tabung, SPBU KM 18 Jalan Soekarno Hatta Sumber Karya Kecamatan Binjai Timur 280 tabung, Kantor Kelurahan Sumber Mulio Rejo 280 tabung dan Kantor Kelurahan Payaroba sebanyak 360 tabung.

“Operasi pasar kali ini kami lakukan secara serentak untuk memastikan bahwa stok Elpiji 3kg aman untuk memenuhi tingkat permintaan masyarakat. Untuk selanjutnya kami akan terus lakukan evaluasi berdasarkan kondisi riil di masyarakat berdasarkan  realisasi dari operasi pasar ini. Yang terpenting adalah agar masyarakat pengguna Elpiji 3kg tenang, dan bisa memperoleh Elpiji 3kg bersubsidi itu dengan mudah dan harga normal,” jelas Brasto.

Diungkapkannya, selain di Sumatera Utara, Pertamina juga melakukan operasi pasar Elpiji 3 kg di propinsi lainnya. Di seluruh Indonesia dilakukan operasi pasar di 74 titik dan tersebar di 21 kabupaten dan kota dengan total sebanyak 37.700 tabung Elpiji 3 kg atau setara dengan 113,1 MT.

Seperti diinformasikan sebelumnya, selain melakukan operasi pasar Pertamina juga telah menggelontorkan Elpiji 3 kg ke SPBU-SPBU. Dari total 319 SPBU di Sumatera Utara, sebanyak 73 SPBU atau 23% sudah menjual LPG 3 kg.

 “Dengan dijualnya Elpiji 3 kg di SPBU  diharapkan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan untuk membeli Elpiji 3 kg, yang tentu saja dijual dengan harga yang wajar. Apabila masyarakat mendapatkan tindakan menyimpang, agar melaporkannya kepada Pertamina melalui Contact Pertamina 500000 (GSM: 021-500000) dan sms ke 0815-9-500000. Sementara itu, jika masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait penimbunan ataupun penyimpangan lain yang melanggar hukum, bisa juga langsung melaporkan kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.

Pemerintah Kota (Pemko) Binjai sedang melakukan perencanaan teknis pelaksanaan distribusi semi tertutup di Kota Binjai. Distribusi semi tertutup tersebut akan dilakukan dengan pembelian Elpiji 3 kg di pangkalan Kota Binjai hanya diperbolehkan kepada masyarakat Kota Binjai yang memiliki kartu yang akan dibagikan oleh Pemko Binjai.

Penerapan distribusi semi tertutup di Kota Binjai tersebut merupakan upaya antisipasi agar penyaluran Elpiji 3 kg melalui pangkalan Kota Binjai dapat dinikmati oleh masyarakat Binjai.

“Pemerintah Daerah lainnya juga dapat melakukan upaya serupa dengan yang dilakukan Pemko Binjai,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa seharusnya distribusi Elpiji 3 kg dilakukan melalui distribusi tertutup atau menggunakan kartu kendali yang hanya dapat digunakan oleh masyarakat kurang mampu dan usaha mikro saja.

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Hamdani Hasibuan, didampingi Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu, Ismail Ginting dan Sales Eksekutif Pertamina gas Dom Regional Gas Dom Regional I, Tiara Saufi saat meninjau operasi pasar mengatakan, Pertamina dan Pemko Binjai saat ini tengah membuat program dimana semua SPBU yang ada di Kota Binjai setiap harinya akan diberikan masing-masing 50 tabung elpiji 3 kg untuk di jual ke masyarakat.

Ia mengatakan, sebelum melakukan sidak ke lokasi operasi pasar, Pemko Binjai dan Pertamina melakukan rapat yang membahas akan membuat satu metode yang dinakan pengkotak-kotakan pembagian penyaluran elpiji 3 kg.

“Kita akan buat kartu kendalinya, jadi yang berhak mendapatkan elpiji bersubsidi 3 kg hanyalah masyarakat yang memiliki kartu kendali saja, akan kita buat dalam waktu dekat ini, saat ini kita tengah melakukan pendataan bagi keluarga yang ber hak menerima elpiji 3 kg dan juga bagi usaha mikro yang diperkenankan untuk memakai elpiji 3 kg,” jelas Hamdani.

Saat melakukan sidak operasi pasar di SPBU Jalan Diponegoro Rambung Kecamatan Binjai Selatan dan di SPBU KM 18 Jalan Soekarno Hatta Sumber Karya Kecamatan Binjai Timur Hamdani beserta tim menemukan ada beberapa masyarakat yang membeli elpiji 3 kg lebih dari satu tabung, dan tim langsung menindak masyarakat tersebut