Ribuan Masyarakat Hadiri Perayaan Thaipusam

Ribuan masyarakat Kota Binjai memenuhi Shri Mariaman Kuil, guna
menyaksikan dan melihat perayaan puncak Maha Puja Thaipusam, di Jalan
Jendral Ahmad Yani Kecamatan Binjai Kota, Rabu (4/2) malam.

Ketua panitia perayaan Maha Puja Thaipusam, dr M Nehru Pillay M Kes,
sangat mengapresiasi kehadiran Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi,
Ketua TP PKK Kota Binjai, Lisa Andriani Idaham, Ketua DPRD, Zainuddin
Purba SH, Dandim 0203/Langkat Letkol (Inf) Agusman Heri, seluruh
pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, tokoh etnis dan seluruh masyarakat
yang hadir menyaksikan perayaan Thaipusam.

Ia mengatakan, dengan perayaan Thaipusam yang dihadiri oleh ribuan
masyarakat Binjai, telah membuktikan bahwa kedekatan hubungan antar
etnis di Kota Binjai terjalin sangat baik, hal ini dimanifestikan
dalam bentuk kehadiran antar lintas etnis.

Pelaksanaan Maha Puja Thaipusam di Kota Binjai menunjukkan bahwa,
Pemerintah Kota (Pemko) Binjai benar-benar menjunjung tinggi
nilai-nilai kebersamaan, meneguhkan semangat Bhinneka Tunggal Ika
dengan memberikan ruang besar bagi masyarakat Tamil.

Kenyataan ini patut kita syukuri, selain merupakan pengakuan,
penghargaan dan penghormatan kepada etnis Tamil umat Hindu, sekaligus
juga menjadi bagian terpadu dari konfigurasi keragaman etnis dan
budaya bangsa Indonesia yang majemuk. Hal ini menunjukkan semakin
kokohnya kebersamaan sebagai bangsa yang multikultural.

Dijelaskannya, Thaipusam adalah peristiwa yang sangat penting bagi
seluruh umat Hindu, oleh karena itu ritual ini memiliki akar pada
kebudayaan Hindu Tamil yang dirayakan dan diaktualisasikan dalam
kehidupan masyarakat Hindu Tamil dimana saja berada termasuk di Kota
Binjai, Thaipusam merupakan perayaan tahunan untuk mengagungkan Dewa
Muruga.

“Melalui perayaan Thaipusam ini diharapkan persaudaran kita sebagai
sebuah bangsa harus semakin kuat dan kokoh, sehingga visi dan misi
Kota Binjai yakni menuju Kota Binjai idaman yang dinamis, berdaya
saing dan nyaman dalam kebersamaan serta membangun dan membina
kerukunan umat beragama dapat terwujud,” harap Nehru.

Pada kesempatan tersebut, dr Nehru selaku ketua panitia mengucapkan
rasa terimakasih kepada Walikota Binjai yang telah memberikan
dukungan, motivasi, perhatian dan bantuan terhadap pembangunan dan
renovasi Shri Mariaman Kuil.

Nehru menilai, Walikota HM Idaham selama kepemimpinannya telah banyak
memberikan perubahan dan pembangunan yang sangat nyata di Kota Binjai.
Pada masa kepemimpinannya tidak ada konflik dan suasana Kota Binjai
sangat kondusif baik dari segi politik, ekonomi dan kondisi birokrasi
yang stabil, serta tidak membeda-bedakan suku, agama dan ras.

Walikota Binjai, HM Idaham SH Msi dalam arahannya mengucapkan rasa
bangga karena mampu menyatukan seluruh etnis, suku dan agama berbaur
melihat perayaan Thaipusam. Dengan keheterogenan masyarakat Kota
Binjai kita dapat berkumpul menyaksikan perayaan Maha Puja Thaipusam.

“Kebersamaan yang ada pada hari ini tanpa memandang suku, agama dan
ras, kita berbaur berkumpul menyaksikan perayaan Thaipusam, dan saya
berharap kebersamaan ini dapat terus kita jaga dan kita pertahankan,”
ungkap Idaham.

“Janganlah kebersamaan ini hancur karena kepentingan sesaat, mari kita
jaga etika, karena inilah sumber kekuatan kita. Setiap tamu yang
berkunjung ke Kota Binjai mengatakan Binjai adalah kota yang penuh
dengan keheterogenan, ini lah kebanggan dan kepuasan saya selama 4
tahun lebih memimpin Kota Binjai,” ucapnya.

Dengan perayaan Thaipusam ini diharapkan semakin memupuk rasa
persaudaran dan persatuan umat Hindu Tamil khususnya dan segenap umat
beragama di Kota Binjai pada umumnya, sehingga perayan Thaipusam dapat
menjadi pesta rakyat untuk masyarakat Binjai.

Thaipusam menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Kota
Binjai, untuk itu diperlukan upaya untuk menghidupkan kembali dan
mengembangkan kebudayaan tradisional sebagai aset wisata, agar sektor
pariwisata di Kota Binjai dapat berkembang dengan baik, karena dapat
menjadi salah satu kearifan lokal kebudayaan yang harus dilestarikan.

Puncak perayaan Thaipusan ditandai dengan prosesi pemberkatan
pemecahan kelapa sebagai simbol kemakmuran dan kedamaian serta
melepaskan arak-arakan kereta kencana yang membasa arca Dewa Muruga
keliling Kota Binjai.

Sebagai bukti multikultural, pada perayaan Thaipusam tersebut juga
turut dipersembahkan tarian daerah Melayu, Karo, Reog Ponorogo,barongsai dan santhaithe yang merupakan satu-satunya atraksi yang ada di Kota Binjai.