Remaja Harus Paham Kesehatan Reproduksi

Binjai(Humas)
Ketua Tim Penggerak  PKK kota Binjai Lisa Andriani M  Idaham mengatakan  para remaja harus diberi pemahaman tentang kesehatan  reproduksi  sejak   dini  agar mereka  dapat   menyikapi secara bijak ditengah pergaulannya  dimasa  remaja.  Dengan demikian  diusianya yang labil, mereka  tidak mendaparkan informasi yang salah dan bisa terhindar  dari  resiko  yang dapat merugikan  remaja itu  sendiri.
 
Hal itu dikatakan  Lisa ketika membuka seminar  tentang kesehatan reproduksi  remaja dan sosialisasi  Peraturan Pemerintah  ko 33 tahun 2012  tentang pemberian  Air  Susu Ibu   Ekslusif, Rabu (2/10) di aula  dinas kesehatan  Kota Binjai. Seminar yang diikuti  para pelajar  SMU    diselenggarakan  atas kerjasama  PKK Kota Binjai dengan  Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Binjai   dalam rangka  memperingati  HUT IBI ke - 62.
 
Ditambahkannya kesehatan reproduksi  adalah suatu keadaan kesehatan yang  sempurna  baik secara fisik, mental dan sosial dan bukan semata- mata  terbebas dari penyakit atau cacat. Remaja perlu diberi pemahaman tentang kesehatan reproduksi karena persepsi  mereka tentang kesehatan reproduksi lebih cenderung kepada hubungan seksual semata dan biasanya selalu dihubungkan dengan berbagai hal negatif dan dianggap tabu untuk dibicarakan.

Menurut  kepala Dinas kesehatan Kota Binjai dr. Melli Bangun  permasalahan   terkait kesehatan  reproduksi remaja yang banyak terjadi  saat ini seperti  kehamilan  usia remaja, hubungan seksual dimasa remaja dan kehamilan  tak diinginkan.  Dengan seminar ini para  remaja  diharapkan memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggungjawab mengenai proses reproduksi  sehingga terwujud kondisi sehat.