Pertama kali, Binjai Raih WTP

Binjai (Bagian Humas)

Untuk pertama kali, Kota Binjai  berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  atas laporan keuangan tahun  2014 dari Badan Pemeriksa Keuangan. Keberhasilan  ini  tentu saja disambut  gembira  oleh Walikota Binjai HM Idaham SH MSi  berserta seluruh jajarannya .

 “Ini merupakan hadiah yang tidak ternilai  diakhir masa  jabatan saya,” kata Walikota  HM Idaham.

Hasil  pemeriksaan atas Laporan Keuangan  Pemerintah  Kota Binjai tahun  2014 dengan opini  WTP diserahkan  Kepala BPK Perwakilan Prov. Sumut, Erwin SH, MHum, kepada Walikota HM Idaham di auditorium BPK perwakilan provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (15/6).

Opini  WTP  merupakan opini tertinggi yang dikeluarkan BPK berdasarkan Undang-Undang nomor 15 tahun 2004. Kegembiraan atas diraihnya WTP memang cukup beralasan. Sebab ini adalah untuk pertama kalinya  Binjai berhasil meraih WTP.  Pada pemeriksaan LHP  tahun 2010 Binjai memperoleh opini   tidak  wajar, kemudian untuk pengelolaan keuangan  tahun  2011, 2012 dan 2013 berturut  turut Binjai hanya meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).  Baru pada LHP  tahun 2014 Binjai berhasil  meraih opini WTP.

Dalam kesempatan itu Walikota Idaham  menyampaikan  apresiasi   kepada seluruh  aparatur pemko Binjai atas kerja  keras dan kepatuhan terhadap peraturan  serta   bimbingan dan pembinaan oleh BPK.

Kepala BPK Perwakilan Prov. Sumut, Erwin SH, MHum, mengatakan untuk  mendapatkan opini WTP  ada  empat hal yang harus diperhatikan. Yaitu pertama kesesuaian  laporan dengan standar akuntansi pemerintah, kedua  informasi  harus cukup memadai, ketiga pengendalian interen  dan keempat  kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Erwin  mengapresiasi  keseriusan Pemko Binjai  untuk mendapatkan opini WTP,  dengan  sering melakukan   konsultasi  kepada  BPK.

“Binjai sangat respon,  bahkan saya langsung  ke Binjai,“ kata Erwin.  

Selain  kota Binjai, BPK juga menyerahkan hasil pemeriksaan  untuk Kabupaten Serdang Bedagai dengan opini WTP, kabupaten Deli Serdang meraih opini WDP dan kota Padang Sidempuan meraih opini WDP.