Peringatan Hari Kartini ke 135

Jadilah  Wanita Yang Tidak Melupakan Kodradtnya

Peringatan Hari Kartini ke 135 Kota Binjai digelar meriah di Pendopo Umar Baki Jalan Veteran Kelurahan Tangsi Kecamatan Binjai Kota, Rabu (30/4).

Kartini merupakan sosok seorang wanita yang berjuang demi meningkatkan harkat dan martabat kaumnya. Pemberdayaan perempuan adalah kesetaraan hak dan keadilan gender, dimana diartikan sebagai persamaan hak-hak kaum perempuan dalam segala kehidupan.

Ketua TP PKK Kota Binjai Lisa Andriani Idaham dalam arahannya menegaskan bahwa emansipasi wanita kerap disalah artikan oleh sebagahian wanita dengan mengartikan sebagai mengejar karir setinggi langit, kesetaraan gender yang kebablasan bahkan kadangkala sampai dengan mengorbankan kodratnya sebagai seorang wanita yang memiliki suami dan anak.

“Saya mengingatkan kepada kaum wanita khususnya wanita Kota Binjai jadilah seorang wanita yang tidak melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan seorang ibu, boleh kita memiliki mimpi dan karir setinggi mungkin, tanpa harus mengorbankan dan melupakan kodrat kita selaku wanita,” harap Lisa.

Dikatakannya, emansipasi dan kesetaraan gender yang disuarakan Kartini sebenarnya lebih menekankan kepada tuntutan agar wanita dapat memperoleh pendidikan yang memadai dan menaikkan derajat wanita yang kurang dihargai pada masyarakat di zamannya, serta kebebasan dalam berpendapat dan mengeluarkan pikiran.

“Dalam rangka memperingati hari Kartini ke 135 saya berharap semangat Kartini dan gerakan pemberdayaan perempuan di Indonesia umumnya dan Kota Binjai khususnya dapat kita petik bersama,” pinta Lisa.

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi melalui Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan mengatakan makna dan tujuan utama peringatan hari Kartini bukanlah semata-mata untuk memperingati ataupun mengenang kelahirannya.

Akan tetapi untuk merefleksikan pemikiran-pemikiran serta perjuangan Kartini dimasa sekarang dalam rangka mengangkat harkat dan martabat maum perempuan serta memajukan bangsa melalui karya dan peran kaum perempuan dalam semua bidang pembangunan.

Sosok Kartini haruslah menjadi inspirator bagi perempuan-perempuan masa kini, walaupun hidup di zaman berbeda, pemikiran dan perjuangan Kartini sangatlah relevan dengan dinamika saat ini, bahkan sinergis dengan semua aspek pembangunan terutama pembangunan dibidang pendidikan.

Tema peringatan hari Kartini tahun ini tetap difokuskan kepada pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kaum perempuan yaitu dengan peringatan hari Kartini, kita tingkatkanb pendidikan dan wawasan kaum perempuan Kota Binjai.

“Tema peringatan hari Kartini tahun ini kembali menggugah tanggung jawab kita semua untuk bersama-sama memajukan dan meningkatkan kualitas SDM kaum perempuan Kota Binjai, sehingga nantinya kaum perempuan Kota Binjai mampu menempatkan peran dan posisinya lebih baik dalam mengawal keberhasilan pembangunan Kota Binjai kedepan,” ungkap Timbas.

“Saya mengingatkan kepada perempuan Kota Binjai, walaupun dalam kesetaraan gender yakni adanya kesamaan hak dan peran dalam berkarya dan berkarir, kaum perempuan harus tetap menngingat dan tidak meninggalkan kodratnya sebagai seorang perempuan, hal ini harus tetap dijalankan untuk menjaga kelangsungan keluarga, masa depan anak-anak dan masa depan bangsa,” pinta Timbas.