PENANDATANGANAN LETTER OF INTENT ANTARA PT.ADHYA TIRTA BATAM,PDAM TIRTA SARI KOTA BINJAI DAN PERPA

Binjai, Jum’at,  7 Desember 2012, Letter of Intent untuk menjalin kerjasama antara PT. Adhya Tirta Batam dan PDAM Titrasari Kota Binjai telah ditandatangani  yang disaksikan oleh Walikota Binjai, H.M. Idaham, SH, M.Si dan Ketua Badan Pengawas PDAM  di rumah dinas walikota Binjai. Pihak PT. Adhya Tirta Batam diwakili oleh Vice Presiden Director, Ir. Benny Andrianto, MM, Pihak PDAM Tirtasari diwakili oleh Direksi PDAM Tirtasari, Ir. Yusmansyah, MBA,MM, dan Pihak  PERPAMSI, diwakili oleh Ketua PERPAMSI Dr, Ir. H. Syaiful, D.Ea.

Walikota Binjai dalam sambutannya sangat menyambut baik kerjasama ini, karena sangat bermanfaat bagi pembangunan kota Binjai dibidang penyediaan air bersih. Binjai merupakan kota Hinterland (penyangga) kota Medan, community development , jarak tempuh yang singkat dengan akan dibangunnya tol Medan-Binjai di 2013. Binjai memiliki ketersediaan air yang cukup, kondisi sungai yang masih relatif bersih, Biopori blm terlalu diperlukan dan biaya pengolahan air masih murah,  menjadi sangat potensial untuk dikembangkan. Ini didasarkan dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, pengembangan perumahan sebagai pemukiman sangat cepat dan belum terlayani air bersih. Hal ini merupakan pasar yang sangat menjanjikan

Walikota sangat mengharapkan kerjasama ini dapat menghasilkan  tranfer of knowledge, skill. Berbagi pengalaman dan saling memberikan masukan. Lakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, ubah pola pikir dan mental malas.Dalam memasuki the Millenium Goals (MDGs) salah satu aspek yang sangat penting adalah tersedianya air bersih bagi penduduk. Walikota juga memberikan arahan kepada PDAM  Tirtasari Binjai agar mengoptimalkan sumber-sumber air yang ada, mengurangi pencurian dan kebocoran air. Kembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada.

Vice Presiden Director  Pt. Adhya Tirta Batam, Ir. Benny Andrianto, MM, dalam paparannya menjelaskan bahwa, PT. ATB yang mengelola dan menyediakan air bersih bagi penduduk Batam merupakan perusahaan swasta tanpa ada bantuan dari Pemerintah daerah. Efisiensi dan optimalisasi cost (biaya) produksi dilakukan dengan seksama. Pelayanan kepada pelanggan dilakukan hampir 24 jam, perusahaan hanya menarik keuntungan Rp. 20.000,- selebihnya dikembalikan kepada pelanggan. Karyawan berjumlah 450 orang, dalam 1000 pelanggan dilayani oleh 2 sampai 3 orang saja namun hasil nya cukup maksimal. Inilah membuat perusahaan air minum Batam menjadi terbaik di Indonesia Kondisi alam Binjai cukup potensial dengan dikelilingi oleh dua sungai. Curah hujan yang cukup sepanjang tahun serta air sungai yang masih bersih merupakan modal yang cukup. Sementara Pulau Batam air bersih sulit didapat, karena adanya musim kemarau serta kondisi air tidak sebersih kota Binjai. Pengeloaan air dibutuhkan perjuangan yang keras dengan komitmen, integritas, dedikasi dan manajemen sehingga menghasilkan pelayanan yang terbaik.

Direktur PDAM Tirtasari Binjai Ir. Yusmansyah, MBA, mengatakan bahwa dipilihnya Batam sebagai mitra kerjasama karena telah memiliki kualitas pengolahan air yang baik, sumber daya manusia yang handal dan telah memiliki ISO 2001, sistem informasi yang baik sehingga dalam operasiol dapat terkendali secara integritas. Hal inilah menjadi acuan sebagai mitra kerjasama. PDAM Tirtasari Binjai akan mengirimkan karyawan ke Batam untuk mendapatkan pelatihan sebagai pengembangan sumber daya manusia sehingga dapat diterapkan di Binjai. Personel karyawan akan diseleksi terlebih dahulu sebelum diberangkatkan.