PEMKO BINJAI PERINGATI HARI CUCI TANGAN SEDUNIA

Binjai, Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan, SH, menghadiri peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia ke- VI  di lapangan Merdeka Binjai, Selasa (22/10). Peringatan ini dihadiri 2000 orang dari pelajar PAUD, Taman Kanak-kanak dan SD. Hadir Dandim 0203 Langkat Letkol(Inf) Tri Saktiono, Kakan Kemenag Dr. H. Al Ahyu, Sekdako H. Elyuzar Siregar, SH, M.Hum, Ketua GOPTKI Ny. Nani S. Timbas Tarigan,  Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hj. Nova Elyuzar Siregar.

Wakil Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan hari cucitangan pakai sabun se-dunia merupakan kampanye global yang dicanangkan oleh PBB dan ditetapkan setiap 15 Oktober . Peringatan ini sangat penting dan disikapi dengan serius karena menyangkut kualitas hidup manusia terutama generasi muda sebagai generasi penerus pembangunan. Peringatan hari cuci tangan merupakan pembuktian komitmen kita  bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan peringatan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh anak-anak. Hal ini akan memberikan pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat bagi anak-anak dan akan membudaya masa akan dating. Program ini akan mendukung pencapaian target millenium development goals (MDG’s) 2015.

Peringatan ini akan memberikan harapan  kita khususnya anak-anak menjadi anak sehat, kuat dan berkualitas. Wakil Walikota juga mengucapkan terimakasih kepada Heartindo Medan yang telah banyak memberikan program cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir di 95 SD, 10 TK (PAUD,IGRA) dan 50 Posyandu .

Ketua GOPTKI Ny. Nani S. Timbas Tarigan dalam sambutannya mengatakan peringatan ini bertujuan sebagai upaya bersama mewujudkan pola hidup bersih dan sehat. Dalam pembangunan kultur dapat berhasil melalui proses berkesinambungan  bukan secara instant. Perilaku hidup bersih dan sehat dikalangan pelajar dapat tercapai dengan koordinasi dinas kesehatan dan dinas pendidikan. Peringatan ini sebagai wujud perhatian kesehatan anak sejak dini sehingga dapat menurunkan angka kematian.

Yayasan Unilever Indonesia dr. Grace mengatakan Cuci tangan pakai sabun sejak dini merupakan kegiatan pola hidup bersih dan sehat. Gerakan 21 hari training dan trainer secara terus menerus dapat menurunkan penyakit diare dimana saat ini penyakit diare diidap sebanyak 47 % masyarakat. Dengan cuci tangan 5 kali sebelum makan pagi, makan siang, makan malam, mandi dan setelah dari toilet akan menjadikan kita terbebas dari penyakit diare. Dalam peringatan hari cuci tangan sedunia ini juga diperagakan oleh 2000 pelajar, pejabat dan sekaligus dengan tarian cuci tangan.