PEMKO BINJAI BERIKAN BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA

Binjai, Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, memberikan bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat di Pendopo Umar Baki, Jum’at (25/10). Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya diberikan kepada sebanyak 805 rumah dengan kategori rusak sedang. Hadir juga Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba, SH, Dandim 0203 Langkat Letkol.Inf. Tri Saktiono, Kakan Kemenag Dr. Al Ahyu, Ir. Ali Wongso Halomoan Sinaga anggota Komisi V DPR RI.

Walikota dalam sambutannya mengajak seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan Stimulan dengan sebaik-baiknya. Pada tahun 2014 sebanyak 770 rumah tidak layak huni juga akan memperoleh bantuan sehingga kota Binjai akan terbebas dari perumahan tidak sehat dan tidak layak huni. Hal ini merupakan program Pemerintah Kota dan Pusat dalam rangka pengentasan kemiskinan. Sementara itu Ketua DPRD mengatakan ada perbedaan rumah tidak layak huni yang dihitung  BPS, namun dengan kerja keras Pemko Binjai diperoleh data valid. Rumah yang belum mendapat bantuan juga akan diusulkan untuk 2014 sekaligus akan mendapat kenaikan jumlah bantuan yang didukung oleh wakil rakyat dari Komisi V DPR RI.

Pemberian bantuan dalam bentuk uang sejumlah Rp. 7.500.000,-  melalui Bank Rakyat Indonesia. Setiap penerima bantuan memiliki rekening sendiri. Penggunaan dana bantuan stimulan untuk pembelian bahan material rumah sedangkan upah tukang itu menjadi tanggungjawab si penerima bantuan. Soal harga dan toko penjual material semuanya menjadi hak penerima untuk memilihnya. Penggunaan uang Stimulan hanya untuk rumah yakni Atapnisasi, Lantainisasi,Dindingisasi (ALADIN). Hal ini dijelaskan oleh Ir. Jamil Ansari, SH, MM, selaku Deputi Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan rakyat.

Lanjut Jamil bahwa sebenarnya di Binjai ada yang memperoleh bantuan Rp. 15 juta untuk rumah yang dihuni oleh orang tua jompo, janda tua, yatim piatu, penderita cacad. Dijelaskannya untuk lantai tidak boleh dengan keramik dan rumah tidak dibenarkan di cat karena untuk keperluan pemeriksaan.

Plh Kepala Dinas Tarukim Baringin Pasaribu, ST, mengatakan maksud pemberian dana bantuan Stimulan Perumahan Swadaya untuk memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat penghasilan rendah. Masyarakat juga diberdayakan agar mampu membangun kualitas rumah secara swadaya.