Pangkalan Nakal Sebabkan kelangkaan Gas 3 Kg

Binjai (Bagian Humas)

Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan SE meminta aparat
kepolisian untuk menindak tegas  pangkalan  nakal  yang  mengakibatkan
terjadinya  kelangkaan  gas LPG  3 kg  yang sudah meresahkan
masyarakat.  Gas  bersubsidi yang ditujukan untuk  rumah tangga  dan
usaha mikro  ternyata oleh pangkalan  dijual kepada usaha besar.
Bahkan ada  pangkalan yang  mengantar  langsung  gas 3 kg kepada
konsumen yang tidak berhak.

“Tindak tegas pangkalan nakal, kasihan masyarakat kita
yang susah  cari  gas untuk masak, “ kata  Timbas Tarigan  pada
rapat  membahas LPG 3 kg, di  kantor  Walikota Binjai  jalan jenderal
Sudirman, Rabu (10/12).

Timbas Tarigan mengatakan adanya tindakan  tegas kepada
pihak –pihak  yang  menyelewengkan  gas bersubsidi sudah mendesak
untuk dilakukan. Ia sangat prihatin karena setiap hari mendengarkan
keluhan warga  yang susah  mendapatkan  gas. Bahkan ada  warga Binjai
yang mencari gas  hingga ke Kampung Lalang.

 Rapat  dipimpin  oleh sekda H. Elyuzar Siregar  dihadiri
antara lain pihak kepolisian,  agen LPG 3 Kg, Komisi  B DPRD Kota
Binjai, dinas koperasi UKM  dan perindag  Kota Binjai,  kantor
pelayanan terpadu dan unsur terkait lainnya.

Dalam rapat terungkap bahwa jumlah pangkalan di Binjai
sebanyak 109 pangkalan  tersebar di 37 kelurahan.

Jonita  Agina Bangun dari komisi  B DPRD  Binjai  juga
mengaku heran dengan terjadinya kelangkaan gas 3 kg. Sebab
berdasarkan laporan dari  pihak Pertamina  tidak ada kendala dalam
distribusi dan jumlahnya pun sesuai kuota. Bahkan dari hasil pantauan
pihaknya menemukan  LPG  3 kg  digunakan di restoran bahkan dijual ke
luar daerah  Binjai.

“ Bagaimana ini bisa terjadi?“  ucapnya heran.

Jonita Agina mengatakan  Komisi B sangat  konsen  dengan
masalah kelangkaan  gas  bersubsidi. Jika memang ada agen atau
pangkalan yang berbuat  curang, pihaknya mengusulkan agar izinnya
dicabut

Ayu dari  PT Bahma Putra Mandiri selaku koordinator  agen
gas 3 kg  di wilayah Binjai mengatakan  untuk mengatasi kelangkaan
gas,  perlu dilakukan  pemetaan ulang  tentang jumlah konsumen.
Selain itu, agar subsidi gas tepat sasaran  harus dilakukan subsidi
tertutup dimana pangkalan dihapuskan dan agen langsung menjual ke
konsumen. Konsumen yang berhak membeli  gas 3 kg  adalah pemegang
kartu kendali.