Momentum Mensosialisasikan Hak Anak

Momentum Mensosialisasikan Hak Anak

Binjai (Humas Pemko),

Pemerintah Kota (Pemko) Binjai menggelar peringatan Hari Anak Nasional, yang dihadiri oleh unsur FKPD dan SKPD di jajaran Pemko Binjai, dimana rangkaian kegiatan tersebut dimeriahkan oleh anak-anak, bertempat di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (26/7).

Walikota Binjai, melalui Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto, dalam sambutannya mengatakan, bahwa tujuan penyelenggaraan Hari Anak Nasional sebagai momentum mensosialisasikan hak-hak anak yang telah disepakati dunia, dan diratifikasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam undang-undang No 23 tahun 2002, yaitu tentang Perlindungan Anak.

Anak-anak memiliki hak asasi yang butuh untuk diakui dan dihargai. Anak berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan pengajaran yang bermutu, sesuai potensi, minat dan bakatnya. Anak berhak atas pelayanan kesehatan, bebas berpendapat.

"Hal yang sangat penting juga adalah anak sangat berhak untuk bermain, bergaul, memanfaatkan waktu luang, dan beristirahat. Kita sebagai orang dewasa berkewajiban memberikan perlindungan pada anak, terhadap diskriminasi, eksploitasi, ekonomi, maupun seksual, kekerasan, penganiayaan dan sebagainya," tegas Otto.

Lebih lanjut dikatakannya, anak membutuhkan kasih sayang, perhatian, kedekatan yang tidak bisa digantikan dengan uang. Anak juga membutuhkan ketegasan disiplin dalam membentuk kepribadian, namun bukan kekerasan yang akan menimbulkan trauma.

"Pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, marilah kita manfaatkan untuk mengevaluasi perilaku kita, apakah telah dapat memenuhi hak-hak anak," pinta Otto.

Otto juga mengajak untuk mensosialisasikan pengetahuan tentang hak anak kepada lingkungan, sehingga anak-anak terjamin kehidupannya. Ciptakan lingkungan kita sebagai surga bagi anak-anak kita, generasi penerus bangsa, harapan depan bangsa.

Ketua TP PKK Kota Binjai, Lisa Andriani M Idaham, diwakili oleh Wakil Ketua II, Erni Mahfullah, menjelaskan tema Hari Anak Nasional tahun 2017 yakni perlindungan anak dimulai dari keluarga. Hal ini berarti keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu, serta kepribadian seorang anak. Baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan anak.

"Baik buruknya karakter anak sangat ditentukan oleh pola pengasuhan yang diberikan oleh keluarga dan lingkungan terdekat anak," ungkapnya.

Keluarga merupakan miniatur masyarakat yang kompleks, karena dimulai dari keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi. Dalam keluarga seorang anak belajar memahami, menghayati, dan merasakan segala aspek kehidupan yang ada, sehingga diharapkan kepada orangtua agar dapat menumbuhkan kembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakat yang ada dalam diri anak.

Peringatan Hari Anak Nasional dimeriahkan dengan penampilan dari anak-anak Kota Binjai, mulai dari tingkat TK sampai SMA, dan acara diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba Hari Anak Nasional.