Minat Warga Binjai untuk Ikut KB Meningkat

Binjai (Humas)   
Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan  SE mencanangkan kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan  Kota Binjai tahun 2013, Rabu (30/10)  di pendopo Umar Baki. Kegiatan   dihadiri  unsur muspida kota Binjai, ketua TP PKK Kota Binjai ny Lisa Andriani Idaham, wakil ketua TP PKK  ny Nani  Susilawati Timbas, Dra Rosmawati MM  dari BKKBN provsu, para  pimpinan  SKPD , tokoh agama dan tokoh masyarakat  Kota Binjai.

Pencanangan  ditandai dengan pemukulan gong sebanyak  dua kali oleh Wakil  Walikota.  Gong dipukul  dua kali, bukan tiga  kali sebagaimana  biasanya, kata Timbas ada alasannya.

"Artinya  cukup dua anak saja, " kata Timbas
Dalam sambutannya  Wakil Walikota  mengatakan kegiatan ini merupakan  momentum untuk melahirkan semangat   dan kesadaran  untuk mewujudkan  keluarga  sehat dan sejahtera. Hal ini  terlihat  dengan meningkatnya   minat dan keikutsertaan  masyarakat  untuk ikut program keluarga berencana. Hingga September 2013 pencapaian peserta KB sebanyak 5.131 orang  dengan capaian 93,55%  dari  target  5.485 akseptor. Pencapaian  minat peserta KB pria dengan metode vasektomi  sebanyak 115 orang dari target  sebanyak 7 orang. Sedangkan jumlah  peserta KB aktif sebanyak 28.974 pasangan atau 73,86 % dari  pasangan usia subur yang ada.

“Kita berharap  dengan pelaksanaan Kesatuan gerak  PKK- KB- kesehatan ini dapat meningkatkan  lagi kesadaran masyarakat  Kota Binjai khususnya pasangan usia subur untuk menjadi peserta program KB,’ kata Timbas Tarigan.

Wakil Walikota juga  menyampaikan terimakasih kepada  Marlina kader posyandu  Dahlia II  kelurahan bandar senembah  yang telah berhasil menjadi juara  II kontes posyandu TAT  di Jakarta.  

Pada kegiatan pencanangan  kesatuan gerak  PKK –KB- Kesehatan  diserahkan  bantuan bibit tanaman, timbangan posyandu, dan BKB kit  kepada para lurah  serta kader  posyandu dan bina keluarga balita.   

Ketua TP PKK Kota Binjai Lisa Andriani Idaham  mengatakan  kegiatan kesatuan gerak  PKK-KB- kesehatan  berlangsung tiga bulan  mulai 1 Oktober sampai dengan 31 Desember 2013.  Salah  satu  kegiatan yang sangat strategis   yaitu  pelayanan KB gratis dan pemeriksaan  kesehatan  kepada keluarga  pra sejahtera   dan masyarakat kurang mampu. Tujuannya untuk  meningkatkan derajat  kesehatan keluarga  dan masyarakat umum.  

“Diharapkan  kegiatan ini dapat memberikan kontribusi  untuk menurunkan  angka kelahiran dalam upaya  mengendalikan  laju pertumbuhan penduduk  sekaligus menurunkan  angka  kematian  bayi  serta dapat meningkatkan  ketahanan keluarga, kesehatan lingkungan di semua kelurahan,” kata Lisa.