Menpan RB Kunjungi Binjai

Binjai,
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Dr H  Yuddy Chrisnandi SE ME beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kota Binjai bertempat di Aula Pemko Binjai, Sabtu (27/12).
Dalam kunjungan kerjanya, Yuddy berpesan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk dapat meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Beliau mengatakan, jika di awal-awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo banyak membuat peraturan-peraturan, sesungguhnya hal tersebut bertujuan untuk dapat meningkatkan kedisiplinan para aparatur sipil negara.
Hal tersebut penting dilakukan untuk dapat meningkatkan aktualisasi diri, sehingga menjadi pedoman dan panduan untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Saat ini, pemerintah memberikan himbauan untuk menyajikan produk lokal seperti buah-buahan dan lain sebagainya, untuk disajikan pada acara-acara pemerintahan. Hal tersebut bertujuan untuk mendorong para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya, agar sektor pertanian dalam negeri lebih meningkat.

“Pemerintah menganjurkan agar kita mencicipi makanan yang biasa di makan oleh rakyat, agar rakyat melihat apa yang dikonsumsi pemerintah dengan rakyat sama, hal tersebut akan menimbulkan rasa solidaritas rakyat, menjauhkan kesenjangan sosial antara pemerintah dengan rakyat,”ucapnya.
“Seperti saat ini saya disugukan buah jambu deli dan rambutan yang berasal dari Kota Binjai, ini sangat lebih nikmat dibandingkan buah-buahan import,” ungkap Yuddy.
Menjadi seorang pejabat adalah pilihan kita, untuk itu kita harus merakyat, termasuk dalam penggunaan fasilitas negara, jangan menghamburkan anggaran pendapatan negara. Karena pada saat ini masyarakat sedang berjuang untuk memperbaiki kehidupan mereka.
Dikatakannya, pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo ingin mengembalikan kewibawaan aparatur negara, rakyat akan percaya apabila melihat dan menyaksikan jika para aparatur negara benar-benar mempergunakan uang negara dengan baik.
“Alangkah tidak bijaksananya jika uang yang kita peroleh dari rakyat kita hambur-hamburkan tanpa ada rasa bersalah, menjadi pejabat harus mau merakyat,” tegasnya.

“Dimasa kepemimpinan presiden Joko Widodo, kesederhanaan akan menjadi suri tauladan kita, kita berharap pemerintah dihargai, maka satu-satunya cara adalah pemerintah harus merakyat dan mampu merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat,” pinta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Kedisiplinan ini harus kita pupuk milai dari sekarang, agar ke depannya akan lahir tunas-tunas baru aparatur negara yang berkualitas dan profesional.
“Layanilah rakyat dengan sebaik-baiknya, jadikan masyarakat sebagai subjek dan objek yang harus dilayani dengan baik, tinggalkan ego sektoral dan mulailah untuk bekerjasama intersektoral,” harapnya.
Saat ditanya mengenai kinerja aparatur negara Kota Binjai, Yuddy menjelaskan sejauh ini tidak ditemukan laporan-laporan adanya permasalahan yang menonjol di Kota Binjai.

Kalaupun ada masalah yang berurusan dengan Menpan RB hanya masalah K2 yang tersisa, namun jumlahnya tidak lebih dari 80 orang. Sangat jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan daerah lain yang jumlah K2 nya lebih banyak, sehingga menimbulkan tuntutan-tuntutan dari para pegawai tenaga honorer untuk bisa segera diangkat menjadi PNS.

Berdasarkan undang-undang nomor 5 tentang aparatur sipil negara, setiap pemerintah bisa melakukan yang namanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), jadi tidak perlu lagi semuanya harus dijadikan PNS tetapi formasi yang dibutuhkan bisa dilakukan dengan proses rekrutmen daerah, tidak perlu mengikuti ketentuan-ketentuan penggajian pusat karena tidak termasuk dalam kategori PNS.

“Beda P3K dengan PNS mereka tidak mendapatkan pensiun, dan pola penggajiannya tergantung dari perjanjian kerja yang telah ditentukan oleh masing-masing pimpinan unit penyelenggara pemerintahnya, bisa lebih fleksibel sehingga masalah-masalah soal K2 seharusnya tidak ada lagi di awal tahun 2015,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut beliau berpesan kepada seluruh aparatur negara baik itu Walikota, Bupati dan para pejabat untuk lebih sering berada dilapangan, agar bisa melihat secara langsung masyarakat lebih dekat, mengetahui persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, sehingga bisa mengambil kebijakan-kebijakan dengan cepat.  

Walikota Binjai HM Idaham SH Msi sangat mengapresiasi dengan kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dr H  Yuddy Chrisnandi SE ME yang berkunjung ke Kota Binjai.
Idaham mengatakan, kunjungan Menpan RB ini diharapkan akan menambah semangat dan memberi motivasi kepada para apartur negara di Kota Binjai, agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Di era reformasi sekarang, kualitas birokrasi selalu mendapat perhatian dari masyakat, untuk itu Pemko Binjai senantiasa menekankan kepada seluruh aparatur daerah akan pentingnya kedisiplinan.