Mengelola Otonomi Daerah Harus Meninggalkan Cara Konvensional

Binjai (Pemko Binjai)
Ratusan PNS Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke -21, Kamis (4/5/2017) di lapangan Kantor Walikota di jalan Jenderal Sudirman Binjai.

Wakil Walikota H. Timbas Tarigan SE sebagai inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Mendagri serta menyerahkan penghargaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) SKPD terbaik tahun 2016 dan kelurahan terbaik tingkat Kota Binjai Tahun 2017.

Penghargaan LPPD SKPD Tahun 2016 terbaik I diberikan kepada Kantor Pelayanan Terpadu/Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu, terbaik II Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil, terbaik III Satuan Polisi Pamong Praja. Sedangkan kelurahan terbaik I yaitu Kel. Tanah Seribu Kec. Binjai Selatan, terbaik II Kel. Damai Kec. Binjai Utara, terbaik III kel. Limau Sundai kec. Binjai Barat.

Peringatan Hari Otda tahun ini bertema Dengan semangat otonomi daerah kita tingkatan pelayanan publik melalui egovernment. Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutan tertulis mengharapkan setiap pemerintah daerah berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis electronic government. Hal ini sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, pemda harus memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Dalam catatan kementerian dalam negeri, sudah cukup banyak pemerintah daerah yang mengembangkan electronic government dalam penyediaan pelayanan publik, baik pemda provinsi maupun pemda kabupaten/kota. Dalam mengelola otonomi daerah , cara-cara konvensional harus ditinggalkan, “ kata Mendagri.

Ditambahkannya, saat ini kemendagri sedang mengembangkan program smart city atau kota pintar untuk mendorong setiap pemda mengembangkan egov dalam penyediaan pelayanan publik. Juga mengembangkan program city branding atau pencitraan kota untuk mendorong setiap pemda memprioritaskan program pembangunan pada sektor tertentu sesuai karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat.