KPU Binjai dan Muspida Paparkan Hologram Yang Baru Cetak


(Humasy)

KPU Binjai mengelar paparan hologram yang baru dicetak untuk pelaksanaan Pilkadasung 9 Desember nanti. Hadir pada kesempatan tersebut Pj Walikota Binjai, Riadil Akhir Lubis, Kapolres Binjai, AKBP Mulya Hakim Sik, Dandim 0203/Binjai-Langkat, Letkol Inf Roy Sinaga, mewakili Kajari Binjai, Kakan Kesbang, Ketua Tim Kampanye Idaham-Timbas, H M Sajali, Sekertris, Kamal, Tim Media Center dan Tim Kampanye Paslon lainya di Sekertariat KPU, Jalan Gatot Subroto Binjai, Juma’at (4/12).
Pemaparan hologram yang baru dicetak dan dikirim dari Kota Semarang tersebut, sebagai penganti atas hilangnya brankas diruang bendahara KPU yang berisikan sejumlah uang tunai dan termasuk hologram yang disimpan di brankas. “ Penjelasan ini sengaja kami lakukan untuk menunjukan hologram yang baru ke tim kampanye paslon, masyarakat dan diketahui publik “ ujar Heri
Ketua KPU Binjai Heri Dany SE MAB menyebutkan, pencetakan hologram baru ini tidak sama dengan hologram yang hilang, tetap ada perbedaan dan kode nya juga tidak sama desainnya. Jadi kalau terjadi hal-hal diluar dugaan dalam pelaksanaan Pilkada bisa ketahuan. Sebutnya, Heri Dany menjelaskan, kalau pihaknya kerap mendapat kritikan dan tudingan miring atas hilangnya brankas yang berisikan hologram tersebut.
“ Kami sudah capek menghadapi tudingan dan kritikan akibat permasalahan hilangnya brankas yang kini masih dalam tahap penyidikan Polres Binjai untuk mengungkap pelaku yang memalingnya “. Kami KPU-(read) sangat menginginkan kasus ini cepat selesai dan hanya bendahara dan beberapa stafnya serta salah seorang anggota KPU yang mengetahui hilangnya brankas.
Sementara itu, komisioner KPU, Labayik Simanjorang menambahkan, jumlah hologram yang baru dicetak tersebut yakni, 1.191 lembar yang masing-masing tertempel di kertas plano, berita acara penghitungan. Misalnya, kertas plano sebanyak 397 lembar sesuai dengan jumlah TPS se Kota Binjai begitu juga dengan kertas berita acara, semua sudah pas hitungannya dan tidak lebih dan tidak kurang. kata Labayik.