KOTA KITAK YUSHU JEPANG TERTARIK JALIN KERJASAMA DENGAN KOTA BINJAI

Binjai, Kamis (4/7) Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si menerima kunjungan Pemerintah Kota Kitak Yushu Jepang . Walikota Binjai didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Wahyudi, SH, Kepala BLH Drs Aspian, M.AP, Kepala Bappeda Muslim Junaidi, Asisten Pemerintahan Drs. Hamdani Hasibuan, Kabag Humas Zulfikar, S.Sos. Kota Kitak Yushu Jepang merupakan salah satu kota terbersih di dunia. Kitak Yushu telah berhasil mengedepankan lingkungan untuk pertumbuhan rendah karbon. Jepang telah mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sampai dengan 25 %. Hal ini dapat dicapai dengan melalui kegiatan pengurangan emisi di dalam negeri melalui Joint Crediting Mechanism (JCM). Mekanisme ini mendorong perusahaan-perusahaan Jepang berinvestasi untuk kegiatan rendah karbon di Indonesia. Ministry of Economy, trade, and Industry (METI) Koji Hachiyama dan Ministry of  Environment (MOE) Kazuhisa Fujioka menilai kota Binjai sudah menerapkan kota sebagai Eco Green City.

Binjai telah menerapkan pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos, sedangkan para keluarga telah mengelola sampah menjadi barang kerajinan yang dapat dijual. Walikota Binjai dalam penjelasannya mengatakan bahwa pemanfaatan sampah telah dimulai dari lembaga pendidikan seperti Sekolah SMA 2 Binjai yang mendapat apresiasi dalam kunjungan oleh rombongan METI dari Jepang. Pihak METI jepang sangat bangga dengan perilaku yang telah dilakukan oleh pelajar karena hal ini akan memberikan dampak positif dalam keluarga. Ada persamaan dalam pengelolaan sampah antara kota Binjai dan Kota Kitak Yushu Jepang yakni adanya sinerjisitas dimana terjalin kerjasama antara Pemerintah, Pengusaha dan Masyarakat, serta pemerintah kota Binjai telah menggunakan lampu penerangan dengan solar cell yang hemat enerji dan ramah lingkungan.

Dalam peninjau ke lokasi Tempat Pembuangan  Akhir (TPA) di Kelurahan Mencirim Binjai Timur para rombongan kota Kitak Yushu terkesan karena di areal ini tidak menimbulkan aroma bau busuk dan juga adanya pemilahan antara sampah organikdan organik. Kunjungan di Jalan Tenis Kelurahan Timbang Langkat terdapat  Kelurahan “Zero Waste “ di dukung Bank Sampah untuk daur ulang serta Kelurahan  yang bersih penuh dengan tanaman bunga dan buah-buahan yang begitu asri menjadi daya tarik pemerintah kota Kitak Yushu untuk menjalin kerjasama lanjut Idaham. Kepala Badan Lingkungan hidup Provsu Hidayati mengatakan bahwa kerjasama ini akan dijalin dengan menyusun suatu konsep dan mekanisme yang dapat diterapkan pada kedua kota antara kota Binjai dan kota Kitak Yushu Jepang.

Dalam kunjungan ini rombongan Pemerintah Kota Kitak Yushu Jepang menyukai buah-buahan khas Binjai yakni Rambutan, Jambu Madu dan Durian..