Komisi VI DPR RI Kunker Pembangunan Tol Medan-Binjai

Binjai, (Humas)
Komisi VI DPR Republik Indonesia (RI) melakukan kunjungan kerja spesifikasi pembangunan jalan Tol Trans Sumatera Ruas Medan-Binjai di Lahan PTPN II Desa Tandam Hulu I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Senin (16/2).
Dihadapan seluruh anggota komisi VI DPR RI, Direktur II PT Hutama Karya (Persero), Bambang Pramusinto, menjelaskan bahwa PT Hutama Karya  (Persero) bertindak sebagai investor melalui penugasan.
Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera Ruas Medan-Binjai, nantinya akan menghubungkan Kota Binjai, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang, dengan panjang total 17 kilometer.

“Saya mewakili PT Hutama Karya mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh komisi VI DPR RI dalam hal penugasan pembangunan jalan Tol Medan-Binjai, yang diperkirakan akan memakan biaya 1 Triliun,” ungkapnya.
Berdasarkan permintaan dari Presiden Joko Widodo pada peresmian Ground Breaking Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Medan-Binjai beberapa waktu lalu, beliau meminta agar menyelesaikan megaproyek tersebut dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

“Menyikapi hal tersebut, PT Hutama Karya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan pembangunan jalan Tol Medan-Binjai dalam kurun waktu satu tahun setengah, ,maka pada pertengahan tahun 2016 jalan Tol Medan-Binjai sudah bisa selesai,” tegas Bambang.
Perwakilan dari komisi VI DPR RI, H Mukhilisin, mengatakan kedatangan komisi VI DPR RI bertujuan untuk melihat secara langsung sampai sejauh mana perkembangan dari pembangunan jalan Tol Trans Sumatera Ruas Medan-Binjai.

Dijelaskannya, komisi VI DPR RI telah memutuskan untuk melakukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 3,6 Triliun untuk pembangunan jalan Tol Trans Sumatera yang mecakup jalan Tol Medan-Binjai, Tol Bakauheni-Terbanggi B, jalan Tol Palembang-Indralaya dan jalan Tol Pekanbaru-Dumai.

“Kita telah melewati proses yang cukup melelahkan dan cukup panjang agar pembangunan jalan Tol Trans Sumatera dapat segera terealisasi, tentunya dengan telah terlaksanakanya pembangunan jalan Tol Medan-Binjai dapat membawa kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Utara, dan kami berharap dana ini bisa digunakan seefisien mungkin sesuai dengan rencana yang telah disepakati dan semoga tidak ada persoalan yang akan dihadapi kedepannya,” harap Mukhlisin.
Pada kesempatan tersebut, beliau meminta kepada Walikota Binjai untuk terus melakukan pengawasan dan terus mendukung agar pembangunan jalan Tol Medan-Binjai dapat berjalan dengan lancar.

Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Binjai dan masyarakat, karena pembangunan jalan Tol Medan-Binjai sudah bisa terealisasi.

“Pembangunan jalan Tol Medan-Binjai merupakan keinginan masyarakat Binjai sejak 15 tahun yang lalu, walaupun jarak antara Kota Medan dan Kota Binjai tidak terlalu jauh, namun jarak tempuh bisa memakan waktu lebih kurang 3 jam, sehingga sangat tidak efesien,” ucapnya.
Dengan terealisasinya pembangunan jalan Tol Medan-Binjai yang diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2016 mendatang, diharapkan perekonomian Kota Binjai dapat lebih maju dan berkembang serta menjadikan Binjai sebagai kota pemukiman yang nyaman untuk ditinggali