Kajatisu Kunker Ke Kota Binjai

Binjai,(Humas)
Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Utara (Kajatisu) Muhammad Yusni SH MH melakukan kunjungan kerja ke Kota Binjai, guna mensosialisasikan upaya penegakan hukum tindak pidana korupsi, bertempat di Pendopo Umar Baki Jalan Veteran Kelurahan Tangsi Kecamatan Binjai Kota, Kamis (8/1).

“Kejaksaan mempunyaki kedudukan sentral dalam penegakan hukum, untuk itu saya menghimbau mari kita selamatkan anak bangsa dari bahaya korupsi,” tegas M Yusni saat memberikan sosialisasi.

Ie menjelaskan korupsi terjadi diakibatkan kurangnya kesadaran hukum di masyarakat, ada beberapa penyebab terjadinya korupsi antara lain kelemahan penegak hukum, membuka peluang karena kerja yang lambat, gaji rendah, peluang terbuka, kesenjangan gaji, rendahnya etika dan masyarakat lebih menghormati orang yang memiliki harta.

Upaya dan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari tindak pindana korupsi yaitu harus melakukan pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi agar para pejabat pemerintahan takut untuk melakukan korupsi, melakukan penegakan hukum yang tegas serta menjalankan fungsi dan undang-undang yang berlaku.

Walikota Binjai HM Idaham SH Msi sangat mengapresiasi kunjungan kerja Kajatisu ke Kota Binjai. Ia berharap dengan kunjungan kerja Kajatisu dapat membawa kebaikan yang positif bagi masyakarat, menambah wawasan dan memotivasi seluruh pemerintahan di jajaran Pemerintah Kota Binjai, demi terciptanya pemerintahan yang bersih.

“Dengan kunjungan kerja Kajatisu ini kita berharap bisa menekan pelanggaran-pelanggaran hukum serta mendukung penegakan hukum dengan cara membangun pemerintahan yang baik untuk membangun Kota Binjai,” tegas Idaham.

Al Ustadz Amhar Nasution dalam ceramahnya mengatakan bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna di dunia, sebagai manusia harus menyadari bahwa kehidupan itu tidak kekal dan kematian pasti akan datang.

“Jika manusia mengingat kematian, maka sudah pasti mereka akan takut berbuat dosa, salah satu menghindari dosa yaitu jangan melakukan korupsi,” ucap Al Ustadz Amhar.