Jepang Perkenalkan Sistem Jokaso

Binjai (Humas)

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi menerima kunjungan tim dari kota Kitakyushu dan Shinryo Corporation Jepang dalam  rangka kerjasama, khususnya pengelolaan  sampah dan air limbah di Kota Binjai, Senin (12/5) di balaikota.

Tim  terdiri dari  Mariko Suryanto, Ishii  Tetsu, Komano Hiroyuki, Nagai Tashiharu dan Edi Susanto juga  meninjau lokasi tempat pembuangan akhir (TPA ) sampah di kelurahan Mencirim kecamatan Binjai Timur,  RSUD Dr RM Djoelham untuk  melihat proses pemusnahan  limbah  medis padat  dan melihat kondisi sungai Mencirim.

Walikota Binjai HM Idaham mengharapkan kunjungan  tim  akan menghasilkan kerjasama yang baik dan pemecahan masalah di bidang kesehatan, sanitasi lingkungan  dan  infrastruktur.  Salah satu  masalah sampah yang harus segera diatasi adalah  limbah cair  dari pasar ikan  yang langsung  dibuang ke sungai.  Dengan  kerjasama ini, Walikota  berharap  masalah limbah  ikan bisa  segera diatasi  agar  air sungai tidak tercemar.

Menurut Mariko Suryanto untuk mengatasi  masalah pencemaran  air sungai oleh  sampah domestik seperti  tinja, sampah dapur  dan  lain-lain  pihaknya  memperkenalkan sistem  jokaso  yaitu pengelolaan  air limbah domestik   dengan system IPAL sederhana yaitu bisa mengelola campuran air limbah  dari toilet, dapur , kamar mandi dan lain-lain.  Mariko Suryanto mengatakan pengelolaan  sampah  seharusnya  dimulai dari rumahtangga  dengan cara memilah dan memisahkan  sampah berdasarkan jenisnya   sehingga  pengelolaannya  tidak sulit dan  biayanya pun menjadi lebih murah.

Di Jepang, kata Mariko, membuang sampah tidak bisa sembarangan.   

“ Kalau  membuang tv  kita harus membayar,“  katanya.