Idaham dan Lisa Teteskan Vaksin Polio Tandai Pencanangan PIN Polio di Binjai

Binjai (Bagian Humas)

Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi, dan ketua Tim Penggerak PKK Lisa Andriani meneteskan vaksin polio kepada balita untuk menandai secara resmi pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Kota Binjai, di Lapangan Kancil Mas, Jalan Bejomuna, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Selasa (8/3).
PIN polio akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai 8 sd 15 Maret. Untuk Kota Binjai, sebanyak 26.097 bayi di bawah usia lima tahun (balita), ditargetkan menjadi peserta.

HM Idaham mengatakan pemerintah Kota Binjai mendukung program pemerintah pusat mensukseskan PIN polio, agar tahun 2020 seluruh dunia terbebas dari polio.

Untuk itu, kepada Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran terkait, Idaham mengingatkan untuk bekerja maksimal, agar target PIN polio dapat tercapai.

“Saya meminta kepada Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran instansi terkait, untuk bekerja sungguh-sungguh, agar 26.097 balita yang ditargetkan, seluruhnya mengikuti PIN polio, jikalau itu tercapai, maka program pemerintah akan sampai kepada tujuannya, yakni dunia bebas polio pada tahun 2020,” tegas Idaham.

Walikota HM Idaham menegaskan semua posyandu dan pos imunisasi harus bertanggungjawab, untuk melaksanakan PIN polio, bukan hanya slogan menghapus polio yang diharapkan, tetapi yang dibutuhkan satu tindakan nyata serta tanggungjawab kita bersama.

Walikota berpesan kepada seluruh masyakat Kota Binjai, apabila ada yang menderita lumpuh layu, yang kemungkinan diduga polio, dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan di minggu pertama pada anak di bawah usia 15 tahun, agar segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, Ikrom Helmi Nasution, menjelaskan, pemberian imunisasi polio dilaksanakan di 261 pos imunisasi yang tersebar di Kota Binjai. Diantaranya, 237 posyandu aktif dan 24 titik pos imunisasi terdiri dari rumah sakit, tempat perbelanjaan, stasiun kereta api dan terminal bus. Setiap pos terdiri dari 3 kader posyandu dan 2 petugas kesehatan.
PIN polio adalah pekan dimana setiap balita termasuk bayi baru lahir yang bertempat tinggal di Indonesia harus diimunisasi dengan vaksin polio tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.
"Tujuan pelaksanaan PIN polio 2016 adalah untuk eradikasi polio secara global akhir tahun 2020 khususnya di kota Binjai," ucap Ikrom.