Hari Otonomi Daerah Diperingati di Binjai

Binjai(Humas)

Hari Otonomi Daerah ke-18  diperingati di lingkungan Pemerintah Kota Binjai dengan melaksanakan upacara bendera, Senin (28/4) di lapangan apel kantor Walikota Binjai. Walikota BInjai HM Idaham SH MSi bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan pidato tertulis Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Upacara dihadiri oleh  Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan SE, Dandim 0203/ Langkat  Letkol Inf Tri  Saktiyono, Kapolres AKBP Marcelino Sampouw, Sekda H. Elyuzar Siregar SH MHum, Wakil ketua DPRD, para pejabat  eselon dan staf  pemko Binjai.  Tema hari Otonomi daerah  tahun ini adalah  Dengan Otonomi Daerah Kita Sukseskan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2014 dalam Upaya Memperkuat  Tata Kelola Pemerintah Daerah.

Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutan tertulis mengatakan saat ini terdapat 539 daerah otonom di 34 provinsi, 412 kabupaten dan 93 Kota. Dengan kondisi geografis kepulauan dan jumlah penduduk terbesar ke- 4 dunia, secara alamiah membentuk keanekaragaman budaya,adat istiadat, agama dan kepercayaan sehingga Indonesia semakin menjadi perhatian di mata dunia.

Menurut Mendagri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang efektif diperlukan kemampuan pengelolalaan keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel disertai kemanfaatan yang semakin nyata. Untuk itu diperlukan sistem pengawasan berkualitas melalui penerapan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual untuk memberi manfaat  lebih baik bagi pemangku kepentingan terhadap biaya yang dikeluarkan.

Pemerindah daerah, perlu mempersiapkan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) dan struktur organisasi dan tata kerja (STOK) dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan pejabat pengelolaan keuangan daerah (PPKD) sehingga ketika SAP berbasis akrual diterapkan maka fungsi akuntansi masing-masing PPKD dan SKPD dapat berjalan optimal.

Pasca-Pileg 9 April 2014, kata Mendagri, pemerintah daerah dan masyarakat harus  senantiasa menjaga suasana kondusif terutama menghadapi Pilpres 9 Juli 2014  serta terus menjaga terselenggaranya pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan sehingga pelaksanaan Pemilu 2014 berjalan baik, aman dan terkendali serta jauh dari suasana anarkis.