Gubsu Buka MTQ Ke 34 Tingkat Provinsi

Jadikan MTQ  Untuk Memasyarakatkan Al-Quran  
Binjai (Humas)
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke - 34 Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho ditandai dengan pemukulan beduk, di arena utama MTQ, Jalan Bejomuna, Kelurahan Timbang Langkat , Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (10/5) malam.

Gubernur Sumatera Utara dalam arahannya mengatakan MTQ adalah suatu upaya memasyarakatkan Al-Quran di tengah-tengah masyarakat dalam mewujudkan insan-insan yang Qurani. Penyelenggaraan MTQ bukan hanya sekedar mencari juara atau popularitas nama, akan tetapi lebih dari pada itu merupakan suatu pendorong dan motivasi bagi masyarakat agar lebih mencintai, menghayati, memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembangunan fisik material haruslah seimbang dengan pembangunan mental spiritual, agar dapat tercapai kesejahteraan hidup di dunia yang diridhoi Allah SWT dan kebahagiaan hidup di akhirat, inilah seharusnya merupakan tujuan yang ingin kita capai dalam setiap pelaksanaan MTQ,” ungkap Gatot.

“Pada kesempatan ini saya mengajak kepada kita semua masyarakat Sumut marilah kita kembali kepada Al-Quran yang sarat dengan petunjuk dan ajaran sebagai pedoman hidup manusia, bahkan mengandung fakta mengenai berbagai kejadian yang terdapat di dunia ini, keagungan kitab suci Al-Quran juga terlihat dalam kemampuannya memberikan bimbingan yang sempurna dalam segala tingkat dan corak kehidupan umat manusia sepanjang masa,” tegas Gatot.

Kepada dewan hakim  Gubsu mengharapkan kesungguhan, kearifan serta kejujuran dalam menilai seluruh peserta sesuai dengan ilmu yang dimiliki, karena peran dewan hakim sangat menentukan keberhasilan dan kesuksesan pelaksanaan MTQ.

“Marilah kita bersama-sama mensukseskan MTQ  demi menuju Provinsi Sumut yang berdaya saing dan sejahtera. Sejarah MTQ berawal dari Kota Binjai maka jadikanlah MTQ ini sebagai pendidikan moral bagi generasi muda penerus bangsa, jadikan Al-Quran sebagai inspirasi kita demi mempersiapkan generasi muda yang berdaya saing, dan saya berharap jadikanlah waktu pelaksanaan MTQ ini menjadi media untuk bersilaturahmi membangun Sumut yang maju dan sejahtera,” harap Gatot.

Walikota Binjai sekaligus sebagai Ketua Umum  panitia  MTQ  ke – 34 HM Idaham SH MSi sangat bangga dan bahagia sekaligus kehormatan bagi seluruh masyarakat Kota Binjai karena Kota Binjai diberi amanah yang sangat besar  yakni menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke- 34 tingkat Provinsi Sumut tahun 2014.

“Menjadi sebuah kebanggaan dan kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi seluruh masyarakat Kota Binjai karena telah diberi kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi, yang tentunya kegiatan ini terselenggara berkat dukungan, bantuan, kerjasama dan masukan dari semua pihak yang terkait. Oleh karena itu saya atas nama Pemko Binjai mengucapkan rasa terimakasih setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumut dan semua pihak yang mendukung,” kata Idaham.

Dikatakannya, maksud dan tujuan diselenggarakannya MTQ ke-34 tingkat Provinsi yaitu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan umat Islam akan ayat-ayat suci Al-Quran, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, membangun dan mempersiapkan generasi muda Qurani agar mereka mampu menjadi generasi penerus pembangunan dan calon pemimpin dimasa depan yang berlandaskan kepada Al-Quran.

MTQ ke -34 berlangsung mulai 9 sd 18 Mei 2014. Peserta MTQ berasal dari 32 Kabupaten/Kota seSumatera Utara ditambah kafilah dari PTPN, PT Lonsum dan Perguruan Tinggi dengan jumlah total peserta sebanyak 938 orang, dimana daerah yang tidak mengirimkan peserta adalah Kabupaten Samosir.  Daerah dengan jumlah peserta terbanyak adalah Kota Binjai dengan jumlah 68 orang, dengan rincian 35 orang putra dan 33 orang putri, tidak termasuk official.

Adapun cabang yang diperlombakan yaitu cabang tilawah Quran, cabang khatil Quran, cabang hafizh Quran, cabang Syahril Quran, cabang Fahmil Quran, cabang tafsir Quran dan menulis makalah Quran.

Sumber dana pelaksanaan MTQ ke 34 Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2014 berasal dari APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, APBD Pemerintah Kota Binjai dan bantuan dari pihak ketiga yang sah dan tidak mengikat.

“Sebagai tuan rumah kami ingin membuktikan komitmen kami yakni Kota Binjai mampu menjadi tuan rumah yang baik serta berhasil melaksanakan kegiatan yang sangat mulia ini dengan baik, lancar dan sukses, serta kepada para kafilah saya ucapkan selamat bermusabaqah dengan menyadari sepenuhnya bahwa MTQ ini bukan semata ingin mendapatkan gelar juara, namun yang utama adalah bagaimana peran peserta MTQ mampu meningkatkan moral dan akhlak serta semangat umat Islam untuk mencintai dan dapat mengaplikasikan ayat-ayat suci Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Idaham.

Ketua LPTQ  Sumatera Utara H. Nurdin Lubis mengatakan bahwa pengembangan tilawatil quran merupakan upaya kita bersama untuk mempelajari dan menghayati isi Al-Quran dalam penerapan kehidupan.  MTQ adalah kegiatan rutin dua tahun sekali sebagai upaya dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih mencintai al-Quran dan memahami isinya dalam penerapan kehidupan.

“Peran LPTQ adalah mengangkat siar Islam sekaligus membina untuk mempersiapkan generasi muda yang paham isi Al-Quran agar terwujud manusia Islami, untuk itu marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan,” pesan Nurdin.,

Ketua DPRD Sumatera Utara H Saleh Bangun memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya MTQ ke 34 tingkat Provinsi.

“Al-quran adalah pegangan hidup, membaca Al-quran dapat dijadikan sumber inspirasi yang tidak pernah kering, MTQ adalah momentum untuk mencintai dan mengimplementasikan ke dalam kehidupan,” ungkap Saleh Bangun.

“Saya berharap pelaksanaan MTQ ke 34 harus lebih baik dari MTQ terdahulu, kepada panitia saya berpesan agar memperhatikan segala sesuatunya dengan baik, demi kelancaran MTQ,” pesan Saleh Bangun.

Turut   hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara T Ery Nuradi, Kapoldasu Irjen Pol Syarief Gunawan,  Ketua MUI Sumatera Utara Prof Dr H Abdullah Syah MA, dan seluruh FKPD Kota Binjai.