DWP Kota Binjai Sosialisasikan Gerakan Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak

Binjai (Bagian Humas)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Binjai merasa prihatin dengan maraknya kasus kejahatan seksual terhadap anak. Untuk itu DWP Kota Binjai menggelar Sosialisasi Gerakan Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak diikuti pengurus dan anggota DWP, berlangsung Senin (14/9) di aula pemko Binjai.

Ketua DWP kota Binjai, Hj. Nova Elyuzar Siregar mengatakan sosialisasi ini sebagai bentuk kepedulian organisasi Dharma Wanita Persatuan terhadap meningkatnya kasus kejahatan seksual terhadap anak.
Sebab kejahatan seksual terhadap anak merupakan sesuatu yang serius dan sangat memprihatinkan karena korban tidak hanya mengalami luka fisik, tapi juga luka psikologis karena trauma.
“Luka psikologis inilah yang paling berat dirasakan anak karena bisa mengakibatkan gangguan proses tumbuh kembang anak secara wajar, “ kata Nova Elyuzar.

Dijelaskannya gerakan Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak adalah program yang dicanangkan pemerintah pusat berdasarkan Inpres No. 5 Tahun 2014. Nova berharap dengan sosialisasi ini para anggota DW bisa menjadi motivator Gerakan Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak, baik di lingkungan Dharma Wanita maupiun di lingkungan masyarakat.

Psikolog Suryani Hardjo selaku narasumber menjelaskan 44 persen korban kekerasan seksual adalah anak dibawah umur 18 tahun. Banyak faktor penyebab terjadinya kejahatan seksual terhadap anak seperti kurangnya pengetahuan, status sosial, pendidikan dan faktor lingkungan. Untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual terhadap anak dibutuhkan pengawasan oleh orangtua. Hubungan orangtua dan anak harus berjalan dengan baik.