DPRD Binjai Setujui APBD 2015.

BINJAI(Bagian Humas)
DPRD Kota Binjai  dalam sidang paripurna,  Selasa ( 30/12), dipimpin
Wakil Ketua HM Sazali, menyetujui  RAPBD 2015 menjadi APBD.
Persetujuan APBD Kota Binjai 2015, setelah  seluruh fraksi di DPRD
Kota Binjai menyatakan persetujuan, dengan berbagai saran dan usul
untuk peningkatan kinerja Pemko Binjai.

Pansus DPRD Binjai dalam sidang paripurna, mengemukakan APBD 2015
terdiri pendapatan daerah Rp. 893.855.862.766, sedangkan belanja
daerah Rp. 931.777.488. 991, sehingga terjadi defisit Rp.
37.921.626.225,90.

Defisit dapat tertutupi dengan pembiayaan netto, setelah penerimaan
pembiayaan daerah Rp. 41.609.843.918,90 , dan pengeluaran  hanya Rp.
3. 688.217.693. Untuk APBD 2015 terdiri pendapatan asli daerah ( PAD),
terdiri pajak daerah Rp. 27.869.423.800., retrebusi Rp.
52.441.064.807. Hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp. 1.861.898.443
dan  lain-lain PAD yang sah Rp. 6.500.000.000. Kemudian belanja
tidak langsung berupa belanja pegawai, subsidi, hibah, bantuan sosial
dan belanja tak terduga. Rp. 522.929.651.310 sedangkan belanja
langsung terdiri belanja pegawai. Barang dan jasa serta belanja modal.
Rp. 408.847.837.761

Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, MSi diwakili Wakil Wali Kota H. Timbas
Tarigan, SE, menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Kota Binjai
yang bekerja keras  membahas RAPBD untuk disahkan menjadi APBD.
Pembahasan RAPBD dilakukan secara marathon antara Pemko Binjai dengan
DPRD, menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan kota Binjai kedepan.
Wali Kota Binjai, mengakui, setiap tahapan pembahasan APBD, dilalui
dengan proses perbedaan argumentasi. Hal itu harus disadari sebagai
kedewasaan berdemokrasi serta tuntutan tanggungjawab bersama untuk
kepentingan masyarakat.

Program di APBD 2015 tetap diselaraskan dengan rencana kerja
pemerintah ( RKP) serta lebih menekankan kepada sasaran pembangunan
yang belum terrealisir dan belum maksimal pada tahun sebelumnya. Pemko
Binjai tetap berkomitmen bekerja keras dan berupaya maksimal agar
harapan yang diinginkan masyarakat kota Biniai dapat terwujud, sesuai
RPJMD Kota Binjai 2011-2015.