Dinilai Tak Layak, Pasien Narkoba Panti Rehabilitasi Anugerah Kasih Diambil Alih Pemko Binjai dan B

Dinilai Tak Layak, Pasien  Narkoba Panti Rehabilitasi Anugerah Kasih Diambil Alih Pemko Binjai dan BNN.
 
BINJAI (Humas) :  Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, MSi, menilai pelayanan rehabilitasi pasien narkoba dan depresi di Panti Anugerah Kasih, jalan Jamin Ginting, Kelurahan Pujidadi, Kec. Binjai Selatan, 20 pasiennya dialihkan ke rehab Rindam oleh Pemko Binjai bekerjs sama dengan Badan Narkotika Nasional ( BNN) Prov. Sumut. Ketika melihat kondisi panti rehabilitasi  Anugerah Kasih dan berdialog dengan pimpinannya Sempurna Tarigan. Wali Kota Binjai menilai operasional panti belum memenuhi standart operasional. Terutama kondisi ruangan, panti juga tidak mempunyai dokter medis tetap, psikiater atau dokter jiwa.
 
Wali Kota Binjai HM Idaham, menyatakan tugas yang dilakukan panti rehabilitasi mempunyai tujuan yang baik, dan disarankan pimpinannya memenuhi standart operasional yang sudah ditentukan, sehingga pecandu narkoba atau pasien yang depresi bisa di bina agar kembali menyadari dirinya sebagai manusia yang normal. Pimpinan Panti rehab Anugerah Kasih, Sempurna Tarigan, mengakui, panti yang dibinanya untuk merehabilitasi pecandu narkoba dan depresi.” Ada 70 pecandu narkoba dibina dan 62 pasien depresi. Sempurna, mengakui tidak menetapkan biaya rehab, sebab beragam, sehingga dilakukan sistim silang,” ujarnya. Panti rehab Anugerah Kasih juga menerima bantuan sosial dari Kemensos RI untuk 10 orang. Di panti juga terdapat pecandu narkoba dan depresi 21 orang, yang di tempatkan dalam satu ruangan.
 
Ketika Wali Kota Binjai HM Idaham, SH, MSi dan ketua TP PKK Ny. Lisa Andriani, Ka Kesbang Linmas Janu Asmadi, Ka BNN Binjai AKBP A. Zaini, Kadis Sosoail dan Tenaga kerja Nani Sundari, Kadis Kesehatan Binjai dr.  Melyani Bangun, M. Kes, Dirut RSU Dr. Djoelham Binjai dr. Mahaniari Maanalu,  BNN Prov. Sumut dan  Kasat Reserse dan Kasat Narkoba ,Polres Binjai, Camat Binjai Selatan, melihat langsung ruangan dan penghuni panti. Terlihat  ada pasien yang kakinya di rantai besi , ada  penghuni  sedang bekerja di luar ruangan.
 
Wali Kota Binjai HM Idaham, menegaskan Pemko Binjai bekerja sama dengan BNN, akan  mengambil alih perawatan pasien narkoba 20 orang. Idaham minta pimpinan panti Sempurna Tarigan secepatnya menghubungi pihak keluarga guna membuat berita acara. Pihak BNN prov. Sumut juga bersedia selama proses akan ditampung di BNN Sumut. Ka BNN kota Binjai A. Zaini juga menjelaskan selain pengalihan pasien narkoba dari panti, BNN Binjai juga akan mengirimkan dua pecandu narkoba ke panti Rindam. “ Semua proses dilakukan secara gratis,” tegas HM idaham.
 
Guna memberikan kesempatan mempersiapkan panti sesuai standart, Wali Kota Binjai juga akan menugaskan dokter dan psikiater ke Panti Anugerah kasih, sehingga  pasien yang dibina benar-benar di layani dengan penuh kemanusiaan. Pimpinan Panti rehan Anugerah Kasih Sempurna Tarigan akan secepatnya mensesuaikan standart kelayanan, dan berterima kasih kepada Wali Kota HM Idaham, SH, MSi,  yang sangat peduli terhadap pecandu narkoba.