Camat dan Lurah Diingatkan Hati-Hati Salurkan Raskin

Binjai (Bagian Humas)

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi  mengingatkan  para  camat dan lurah
berhati –hati dalam penyaluran beras untuk  rumah tangga miskin
(raskin) dan tetap mengacu kepada pedoman umum  raskin .

“Jangan karena  tidak tahu, nantinya jadi bermasalah dengan hukum, “
kata  walikota  diwakili  Asisten bidang ekonomi pembangunan, Hamdani
Hasibuan,  pada acara sosialisasi  Raskin tahun 2015, diikuti camat
dan lurah se Kota Binjai, di aula pemko, Selasa (17/2).

Hamdani menyampaikan ada  tiga  hal penting yang harus menjadi
perhatian  para  camat  dan lurah  yaitu  titik  distribusi, tata
cara  pembayaran dan  daftar penerima manfaat.

Sosialisasi  menghadirkan narasumber kepala BPS Kota Binjai Suwanto,
dan  Kasi pelayanan public perum Bulog Sub Divre Medan sekaligus
ketua raskin, Ade Mulyani SE.

Pada sosialisasi tersebut sejumlah  lurah mengeluhkan rumah tangga
sasaran (RTS) yang tidak tepat  karena berasal dari golongan mampu
atau sudah meninggal dunia. Akibatnya  lurah  sering  jadi sasaran
kekecewaan warga.

“Kenapa  data RTS nya itu - itu saja, “ tanya Adri, lurah Binjai Estate.

Menurut  kepala BPS Kota Binjai, Suwanto, penerima raskin mengacu pada
  data tahun 2011.  Suwanto beralasan pendataan penerima raskin bukan
tupoksi BPS.  BPS akan  melakukan Update  data  jika ada instruksi
presiden. Namun  apabila memang ada  data  penerima  yang tidak tepat
sasaran atau  sudah meninggal  dunia, lurah berwenang  melakukan
perubahan  setelah melakukan musyawarah kelurahan.