Calon pelamar CPNS yang salah, Kenapa BKD di Permasalahkan



Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD)
Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, MAP, menegaskan , Kamis (16/10), siap menghadapi tuntutan pelamar CPNS 2014 atas nama Anwar Asril SPdI, sampai ke hukum paling tinggi di Indonesia, pelamar yang salah, kenapa BKD di permasalahkan,” ujar Amir Hamzah, didamping Bahren Ritonga dan Rizal. Menurutnya, sistim penerimaan lamaran CPNS di Kementerian dan daerah, seluruhnya  oleh panselnas, melalui internet. BKD daerah hanya bertugas memverifikasi data ijazah dan kelengkapan administrasi, setelah lengkap, memprint nomor ujian dari BKN. Amir Hamzah, menyebutkan, pelamar CPNS dilakukan sistim on line di Panselnas dan BKN, BKD daerah hanya verifikasi, setelah pelamar mempunyai tanda bukti pendaftaran

Pelamar atas nama Anwar, tidak dapat memeperlihat kartu/ tanda bukti pendaftaran CPNS 2014,  berarti pelamar itu hanya baru tahap memasukkan nomor induk kependudukan ( NIK) ke Panselnas, tetapi tidak melanjutkan pendaftaran ke Sistim Seleksi CPNS  ( SSCN) di BKN Pusat. Sehingga ia tidak mempunyai kartu tanda bukti pendaftaran, “ Otomatis tidak memenuhi syarat untuk di verifikasi,” ujar Amir Hamzah. Sebab, menurut Ka BKD Binjai, kartu tanda bukti pendaftaran hanya bias diperoleh pelamar langsung, setelah ia memasukkan isian ke SSCN, baru pelamar memperoleh bukti pendaftaran dengan  memprintnya sendiri.” Bukti itulah yang menjadi pedoman di BKD Binjai untuk  melakukan verifikasi,” jelasnya.

Drs. H. Amir Hamzah, MAP, menjelaskan, kesalahan pelamar yang tidak memenuhi syarat , kenapa BKD di permasalahkan. Banyak hal lain yang menjadi masalah penerimaan CPNS yang  mengadu kepada BKD,seperti pelamar yang memasukkan NIK ke Panselnas, ternyata disebutkan tidak valid atau sudah terpakai, padahal NIK pelamar belu pernah dipergunakan. “ Jika mau menuntut, silakan, akan dihdapi sampai manapun, “ujar Amir Hamzah. BKD Kota Binjai hanya bertugas memverifikasi syarat administrasi, dan masih menemukan pelamr yang tidak memenuhi syarat.  Jumlah pelamar terdata 3.795 orang, yang lulus administrasi hanya 3.346 orang. Disebabkan 362 pelamar tidak memasukkan lamaran, sedangkan 88 orang tidak memenuhi syarat usia dan pendidikan   tak sesuai.

Dari pendaftar yang sudah dinyatakan lulus, bahkan  920 orang belum mengambil nomor ujian,  sampai batas waktu 13 Oktober 2014.  Waktu  ujian akan diselenggarakan  dimulai 21 sampai 31 Oktober 2014 di tiga lokasi, yaitu SMK Negeri 1, Jalan Samanhudi, Binjai, SMP Negeri 2 di Jalan Sultan Hasanuddin, dan Perguruan Abdii Negara. Ujian CPNS dipandu oleh LPMP Sumatera Utara dan Amir
Hamzah, minta CPNS yang akan mengikuti ujian, hendaknya lebih awal meninjau lokasi ujian untuk menetahui ruangannya. Dan pelamar dari luar kota harus memperhitungkan waktu ujian agar tidak terlambat.