BKMM RI Bekerjasama Dengan Pemko Binjai Gelar Operasi Katarak Massal

Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementrian Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai menggelar operasi katarak masaal bertempat di Puskesmas Rawat Inap Tanah Tinggi Jalan Cut Nyak Dien No 112 Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Binjai Timur, Kamis (5/9) siang.

Walikota Binjai HM Idaham SH MSi mengucapkan rasa terimakasih yang dalam kepada Pemerintah Pusat melalui BKMM yang telah bersedia datang untuk menggelar operasi katarak masaal kepada masyarakat Kota Binjai.

“Pada kesempatan ini saya atas nama Pemko Binjai mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang dalam hal ini melalui BKMM karena telah bersedia datang dan melakukan operasi katarak kepada masyarakat Kota Binjai dan saya juga berharap kepada BKMM semoga program kesehatan ini bisa terus berkelanjutan,” ungkap Idaham.

Dikatakannya dengan diadakannya operasi katarak missal yang tidak dipungut biaya ini sangat membantu meringankan beban masyarakat Kota Binjai, terutama masyarakat yang menderita penyakit katarak mata.

“Kepada semua pasien yang pada hari ini mengikuti operasi katarak saya berharap semoga operasinya berjalan dengan lancar dan diberikan kesembuhan,” harap Idaham.

Program Pemko Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Ketika ditanya mengenai program Pemko Binjai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Idaham mengatakan sudah banyak program-program kesehatan yang dibuat untuk mensejahterakan kesehatan masyarakat Binjai seperti Jamkesda, Jamkesmas, melakukan penyuluhan dan banyak hal yang telah dilakukan seperti pengobatan gratis baik itu bantuan sosial lainnya, juga melakukan penyuluhan mengenai kanker serviks, yang semua itu dilakukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Binjai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr Melyani Bangun ketika dimintai keterangan mengenai operasi katarak massal mengatakan operasi katarak yang digelar hanya dilaksanakan satu hari saja dan maksimal peserta hanya berjumlah 60 orang.