Apel Operasi Ramadniya Toba 2016 Polres Binjai

Binjai (Humas)
Polres Binjai melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ramadniya Toba 2016 di Lapangan Merdeka Kota Binjai, Kamis (30/6). Apel dipimpin Walikota Binjai, HM Idaham, serta diikuti ratusan personel gabungan TNI-Polri, relawan, dan para petugas dari instansi pemerintah terkait.

Turut hadir, Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, Kajari Binjai, Wilmar Ambarita, Kepala BNNK Binjai, AKBP Safwan Khayat, Kasdim 0203/Langkat, Mayor Inf Supriyono, Danyon Arhanudse 11/BS, Letkol Arh Hermawansyah, Danyon Infanteri Raider 100/PS, Letkol Inf Didik Effendi, Pasi Ops Detasemen A/Pelopor, AKP Bambang, Dansubden POM I/5-2 Binjai, Kapten CPM Nanang HS, Kasatpol PP Kota Binjai, Syahrial, dan Kaban Kesbangpollinmas Kota Binjai, Janu Asmadi Lubis.

Kapolri, Jenderal Pol Badroeddin Haiti, dalam amanah tertulis dibacakan Walikota Binjai, HM Idaham, menyatakan apel gelar pasukan operasi Ramadniya 2016 dilaksanakan serentak pada seluruh polda dan polres di Indonesia, yang bertujuan untuk memeriksa dan mengukur kesiapan akhir personel dan kelengkapannya.
Dalam hal ini, kata Kapolri, sedikitnya 158.402 personel gabungan telah disiagakan dalam operasi ini. Jumlah itu terdiri dari, 2.043 personel Polri, 89.613 personel Polda, 66.746 personel gabungan instansi pemerintah terkait, yang ditemoatkan pada 3.097 pos pengamanan, dan 1.112 pos pelayanan.

Adapun sasaran Operasi yang dilaksanakan mulai 30 Juni hingga 15 Juli 2016 itu, tidak lain untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelanaran lalu lintas (kamseltimcarlantas), dan menjamin kelancaran arus distribusi barang kebutuhan pokok dan BBM.
Kemudian, mewujudkan keamanan embarkasi dan debarkasi di pelabuhan laut, darat, dan udara, membanguan kesiapsiagaan sistem tanggap darurat, serta terdata dan termonitornya segala kejadian dengan tepat, cermat, dan akurat.

Hal ini mengingat, besarnya potensi kerawanan, khususnya kemungkinan meningkatnya aksi kriminalitas, pelanggaran hukum, dan kecelakaan lalu lintas, menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
Apalagi menurut Kapolri, Kementerian Perhubungan RI telah memprediksi jumlah pemudik di tahun 2016 mencapai 17,6 juta orang, yang diperkirakan akan mengalami massa puncak pada H-4 hingga H+3 Lebaran.
Demi mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ramadniya 2016, beliau menginstrusikan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, memperiapkan kondisi fisik dan mental, serta seluruh sarana dan perlengkapan pendukung.

Kemudian, laksanakan tugas secara tulus, ikhlas, dan penuh semangat, berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, lakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan melibatkan seluruh unsur kepolisian, serta mengedepankan kerjasama dan sinergitas lintas sektoral.