APBD KOTA BINJAI DISYAHKAN

Binjai, Selasa 8 Januari 2013, Seluruh fraksi di DPRD Binjai menyetujui pada Penetapan sekaligus persetujuan Ranperda Kota Binjai tentang APBD Tahun Anggaran 2013, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Binjai 2005 – 2025, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Binjai 2011-2015. Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Binjai Zainuddin Purba, SH dan dihadiri oleh unsur Muspida .

Dalam pandangan umum dan pendapat fraksi-fraksi seperti dari Fraksi Golkar menyoroti mengenai keterlambatan pelelangan 2012 agar tidak terulang lagi, kemudian mengenai pembangunan rumah sakit swasta agar Badan Lingkungan Hidup meninjau kembali pembuangan limbah. Fraksi PDIP menyoroti pengutipan biaya dari siswa-siswa yang sangat memberatkan dan pelayanan air bersih belum tercapai. Fraksi PKS mengatakan agar penggunaan anggaran secara transfaran dan efisien sehingga menghindari penyalahgunaan anggaran dan masyarakat dapat mengakses dan mengetahui seluruh penggunaan anggaran. Ini tidak terlepas dari  adanya undang-undang keterbukaan informasi publik. PKS juga menegaskan agar honorarium pelaksana kegiatan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi SKPD diberikan secara wajar dan selektif.

Dalam pandangan umum Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah Kota Binjai terdiri dari : Pendapatan Rp. 754.266.339.179 yang terdiri dari A. PAD Rp.46.139.626350, B. Dana perimbangan Rp. 538.685.023.232, c. Lain-lain pendapatan yang sah 169.441.689.597. Belanja  Rp. 803.532.981.070 dengan Belanja tidak langsung 429.113.078.286, Belanja langsung Rp. 374.419.902.784 . Adapun defisit anggaran ditutupi dari pembiayaan dana sebesar Rp. 49.266.641.891. pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dari sisa lebih perhitungan anggaran sebesar Rp. 60.266.641.891, pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 11.000.000.000,-dan digunakan untuk penyertaan modal (investasi) Pemda sebesar Rp. 1.000.000.000,- dan untuk pembayaran pihak ketiga sebesar Rp. 10.000.000.000,-

Walikota Binjai, H. M. Idaham, SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa pembahasan yang telah dilaksanakan mulai dari awal hingga ditetapkannya peraturan Daerah pada hari ini telah menguras energi dan pikiran. Namun semua itu mengindikasikan sikap empati, kesadaran, serta panggilan tugas dan tanggungjawab kita terhadap kelanjutan dan kesinambungan proses pembangunan di kota Binjai yang kita cintai ini. Oleh karena itu pada kesempatan ini, Walikota mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, terhadap disepakatinya rumusan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Binjai 2013 menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Binjai 2013, terutama kepada seluruh anggota dewan.

Kita menyadari bersama bahwa berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang tertampung dan dimuat dalam APBD TA.2013 ini, merupakan dasar bagi kita untuk melanjutkan proses pembangunan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya, dan diarahkan pada upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi Kota Binjai 2011-2015.

Secara Substansial, konsep dasar yang terkandung dalam visi dan misi tersebut sesungguhnya ditujukan unrtuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Binjai. Pada RKPD tahun ini yang juga tahun ke-3 pelaksanaan PRJMD Kota Binjai dengan menitik beratkan kepada beberapa variabel yang sangat mendasar dan diselaraskan dengan rencana kerja pemerintah (RKP) 2013.

Selanjutnya, dalam rangka mewujudkan cita-cita yang terkandung dalam dokumen peraturan daerah Kota Binjai tentang APBD TA.2013 ini, tentunya membutuhkan anggaran ataupun pendanaan yang tidak sedikit. Dengan terbatasnya sumber pendanaan yang kita miliki, maka kita dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, efektif dan efisien dalam menjalankan tugas-tugas Pemerintahan sekaligus sebagai fungsi abdi Negara dan Abdi Masyarakat serta menyusun strategi dengan melaksanakan pembangunan  secara bertahap.

Penyusunan APBD TA.2013 tetap berorientasi pada anggaran berbasis kinerja serta mengutamakan hasil dari program dan kegiatan yang akan dicapai. Pelaksaan anggaran harus dapat menghasilkan output atau hasil terencana dan terukur sehingga tujuannya dapat tercapai dan tepat sasaran. Lanjut walikota dengan ditetapkannya APBD TA.2013 ini, diminta kepada segenap SKPD Pemko Binjai untuk segera menindaklanjutinya dengan melaksanakan dan merealisasikan segala program dan kegiatan dengan tepat sasaran dan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.