38 PNS Mengikuti Diklat PIM III

Binjai, 17 September 2012, Walikota Binjai, H.M. Idaham, SH, M,Si, membuka secara resmi kegiatan Diklat Kepemimpinan III (Diklat Pim III) angkatan pertama di aula Pemko Binjai, Dalam arahan Walikota mengatakan bahwa Diklat Pim III merupakan Diklat jenjang karir sumber daya manusia (SDM) baik Diklat struktural maupun Diklat fungsional. Agar perserta Diklat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk mengembangkan diri dan mengetahui tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya. Diklat Pim III ini dilaksanakan atas dasar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih ada pejabat struktural belum mendapat Diklatpim dan kebutuhan pegawai yang memiliki SDM yang handal.

Sistim kepangkatan dahulu dan kini berbeda. Dahulu pegawai yang akan menduduki jabatan struktural harus mengikuti dan lulus Diklat Pim, namun kini jabatan dulu diduduki baru kemudian mengikuti Diklat Pim. Ini beralasan punya cukup pengalaman dahulu sehingga dapat diimplementasikan kedalam Diklat. Gunakan sarana pembelajaran selama menduduki eselon III.

Dalam Diklat ini hendak nya dapat menggunakan segi analisa menggunakan analisis teori SWOT ( kelebihan, kekurangan, kesempatan) Terapkan segala pengalaman yang pernah didapatkan baik faktor internal maupun eksternal akan dapat menambah wawasan. Kepada BKD  diminta untuk melaksanakan Diklat fungsional tahun 2013 yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.  Kemampuan atau skill dibutuhkan dalam pelayanan kepada masyarakat ini sesuai dengan tuntutan kemajuan zaman. Aparatur pemerintah sedang dituntut untuk memiliki kemampuan(skill), pengalaman, ilmu pengetahuan, tanggungjawab, dedikasi tentunya diiringi dengan kesungguhan yang tinggi. Begitu juga saat ini kita kekurangan widyaiswara yang berasal dari praktisi birokrasi yang lebih tepat memberikan pendidikan kepada aparatur. Karena tanpa kesungguhan dari diri aparatur takkan berarti apa-apa.

Peningkatan SDM Birokrasi diperlukan untuk menjawab rendahnya SDM aparatur. Kekurangan SDM aparatur khususnya dibidang fungsional keuangan membuat PNS merasa ketakutan (phobia) yang sangat dalam melakukan kerja. Ketidak mampuan dan ketidak tahuan lah penyebab hal ini semua. Peningkatan SDM merupakan hak setiap PNS. Walikota berpesan agar dalam melakukan study lapangan, orientasi lapangan (OL) untuk mendapat kertas kerja perorangan rencana kerja (KKPRK) di tempat yang memiliki lebih baik dibidang pemerintahan, pendapatan, dan sosial kemasyarakatan yang tentunya dapat dijadikan acuan untuk diterapkan di kota Binjai.

Walikota berpesan agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan, pergaulan, saling mengenal dan kemampuan manajerial kepemimpinan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai (BKD) Drs. Amir Hamzah, M.AP dalam laporan nya mengatakan ahwa tujuan diadakannya Diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional sesuai dengan kebutuhan instansi dan menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Peserta berjumlah 38 orang, lama pendidikan 46 hari. Lokasi kota Binjai. Materi pelatihan diantaranya Pelajaran pokok, pelajaran penunjang, ceramah. Tenaga pengajar terdiri dari widyaiswara Badan diklat Provsu serta pejabat Pemko Binjai.