Walikota Binjai Menangkan Perkara Lahan Simpang Tugu

POSTING 18 November 2018

Di Posting Oleh admin

Walikota Binjai  Menangkan Perkara Lahan  Simpang Tugu

Binjai (Humas Pemko )

Hakim Pengadilan  Tinggi (PT)  Medan membatalkan  Putusan Pengadilan  Negeri  (PN) Binjai  dalam perkara perdata atas sebidang tanah eks HGU PTPN II terletak di jalan Soekarno Hatta, kelurahan Timbang Langkat kecamatan  Binjai Timur.    Hakim PT menilai  Hartono Rusli selaku Terbanding Semula Penggugat  tidak memiliki  status hak  atas lahan  yang berlokasi  di  persimpangan Tugu Pahlawan itu. 

Dalam amar putusannya Nomor 326/Pdt/2018/PTMDN tanggal 17 Oktober 2018, Majelis hakim PT Medan terdiri dari  Dharma E. Damanik, SH MH selaku hakim ketua ,   Erwan Munawar, SH, MH, dan  Agung Wibowo, SH MHum, masing-masing sebagai hakim anggota, menyatakan menerima  permohonan banding  yang diajukan  pembanding dalam hal ini  Walikota Binjai dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Binjai Nomor  25/Pdt.G/2017/PN Bnj.

Adapun  hal –hal yang menjadi pertimbangan  majelis hakim, antara lain  fakta hukum tanah yang menjadi sengketa merupakan tanah bekas Hak Guna Usaha PTPN II yang tidak diperpanjang lagi haknya, sehingga status tanahnya kembali menjadi tanah negara dan hingga saat ini belum terbit status hak Terbanding semula Penggugat.

Menurut majelis hakim,  jual beli yang dilakukan Hartono Rusli dengan Tan Idris  dan Syahrul Akhyar belum sah menurut hukum karena masih dalam proses mengajukan permohonan hak milik akan tetapi sudah dialihkan haknya kepada Hartono Rusli.   Dengan demikian hingga saat ini tanah sengketa masih berstatus tanah negara karena belum terbit status haknya atas nama Terbanding semula Penggugat.

“Atas dasar pertimbangan hukum tersebut diatas, dimana ternyata belum ada kepastian Hak Atas Tanah bagi Terbanding semula Penggugat yang dapat dijadikan dasar,  maka gugatan Terbanding Semula Penggugat tidak dapat diterima. Dengan demikian putusan Majelis Hakim tingkat pertama tidak dapat dipertahankan dan harus dibatalkan, “ demikian amar putusan majelis hakim PT .

Sengketa lahan berawal dari rencana Walikota Binjai  untuk  melebarkan jalan Soekarno Hatta tepatnya di seputaran Tugu Pahlawan dengan mengambil  lahan  eks  HGU PTPN II  yang selama ini terlantar. Pelebaran jalan perlu dilakukan sesuai kebutuhan perkembangan kota dan arus lalulintas di kawasan tersebut cukup padat. Namun belakangan ada warga  mengaku  sebagai pemilik  lahan  dan menggugat Walikota Binjai di Pengadilan Negeri.  Majelis Hakim  PN Binjai diketuai Fauzul Hamdi kala itu  memenangkan penggugat  Hartono Rusli  dan menyatakan  yang bersangkutan sebagai pemilik sah lahan. Namun, Walikota  Binjai  selaku Tergugat  menyatakan banding  dan  akhirnya  Putusan PT Medan menganulir putusan PN Binjai. 

Publish by admin 195 Views



Berita Populer

GPR KOMINFO


Contact US



Lokasi



Copyright © 2018 Pemerintah Kota Binjai